- Prabowo Subianto mengundang investor Jepang melapor langsung kepadanya mengenai kendala investasi pada forum di Tokyo.
- Pemerintah membentuk satuan tugas khusus untuk mengatasi hambatan investasi dan mendorong deregulasi aturan yang menghambat.
- Prabowo menekankan peran presiden sebagai CEO negara yang harus cepat menyelesaikan masalah demi efisiensi investasi.
Suara.com - Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam menciptakan iklim investasi yang lebih ramah, cepat, dan transparan.
Dalam forum bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo, ia bahkan secara terbuka mempersilakan investor Jepang untuk melaporkan langsung berbagai kendala investasi kepadanya.
Pernyataan ini disampaikan dalam ajang Business Forum Indonesia–Jepang Tokyo yang menjadi momentum penting memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara.
“Jika Anda memiliki masalah, Anda dapat langsung mengeluh kepada saya. Anda bisa langsung mengadu kepada saya, melalui duta besar Anda, melalui perwakilan Anda, melalui MITI atau JETRO atau apa pun, Keidanren. Saya bersedia menerima pengaduan,” tegas Prabowo dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).
Presiden sebagai “CEO Negara”
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pendekatan kepemimpinan yang lebih proaktif dan responsif terhadap kebutuhan investor. Ia menggambarkan peran presiden modern layaknya seorang CEO yang harus sigap menyelesaikan masalah.
“Seorang presiden modern, pada dasarnya, adalah CEO negara ini. Ia harus mampu mengetahui masalah dengan sangat cepat dan menyelesaikannya dengan sangat cepat,” ujarnya.
Pernyataan ini mencerminkan arah kebijakan pemerintah yang ingin memangkas birokrasi dan mempercepat pengambilan keputusan demi mendorong arus investasi masuk.
Sebagai langkah konkret, pemerintah telah membentuk satuan tugas khusus untuk mengatasi berbagai hambatan investasi atau de-bottlenecking task force. Satgas ini bertugas menangani kendala seperti perizinan lambat hingga praktik yang merugikan investor.
Baca Juga: Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia
“Perusahaan mana pun di Indonesia, baik asing maupun domestik, yang merasa menghadapi keterlambatan, hambatan administratif, atau perlakuan tidak semestinya, dapat langsung menghubungi satuan tugas ini,” jelas Prabowo.
Deregulasi Jadi Fokus Utama
Selain itu, pemerintah juga tengah mendorong deregulasi besar-besaran untuk menyederhanakan aturan yang dinilai menghambat dunia usaha.
“Kami berupaya melakukan deregulasi, menyingkirkan peraturan yang terkadang tidak rasional. Ini bukan hal mudah, tetapi kami bertekad untuk menyederhanakan proses,” kata Prabowo.
Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tengah kompetisi global yang semakin ketat dalam menarik investasi asing.
Prabowo juga mengingatkan bahwa kecepatan menjadi kunci dalam dunia bisnis modern. Ia menekankan pentingnya efisiensi dalam setiap proses kebijakan dan investasi.
Berita Terkait
-
Prabowo Dorong Penataan Bantaran Rel, KAI Siap Inventarisasi dan Amankan Lahan
-
Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali
-
Purbaya Bantah Budaya 'ABS' Saat Hadapi Prabowo: Semua Kita Hitung Dengan Baik
-
Investor Jepang dan Lokal Suntik Modal USD 1 Juta ke Startup Komik
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO
-
Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara
-
Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes
-
Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.
-
Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat
-
Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026
-
CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal
-
Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008
-
Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun
-
Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya