Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream terus menjaga keandalan distribusi energi nasional dengan memperhatikan dinamika kebutuhan energi masyarakat serta perkembangan kondisi geopolitik global yang turut mempengaruhi sektor energi.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah, kebutuhan energi nasional, khususnya LPG dan BBM jenis gasoline, mengalami tren peningkatan. Dalam hal ini, dinamika geopolitik global, termasuk perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah, turut menjadi perhatian dalam menjaga kelancaran pasokan energi.
Pertamina Patra Niaga terus mengupayakan ketersediaan energi tetap terjaga melalui pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi, termasuk optimalisasi distribusi serta diversifikasi sumber pasokan untuk menjaga keberlanjutan suplai energi di berbagai wilayah.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, mengatakan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga keandalan pasokan energi nasional di tengah dinamika yang ada.
“Kami juga terus memonitor perkembangan situasi global secara intensif dan memastikan seluruh sistem distribusi energi, termasuk dukungan armada logistik dan infrastruktur distribusi, tetap beroperasi secara optimal. Hal ini bertujuan agar pasokan energi tetap terjaga dan dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Ega.
Untuk mendukung kelancaran distribusi energi tersebut, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan peran armada kapal yang menjadi penghubung berbagai titik distribusi energi domestik, mulai dari kilang, terminal, hingga titik suplai strategis di seluruh Indonesia.
Hingga saat ini, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 345 armada kapal, baik milik sendiri maupun kapal sewa, yang menjadi tulang punggung distribusi energi nasional lintas wilayah. Armada kapal ini berperan penting dalam mendukung penyaluran berbagai produk energi, mulai dari BBM, LPG, Avtur, hingga produk energi lainnya, sehingga distribusi dapat menjangkau berbagai wilayah secara aman dan tepat waktu, dari wilayah timur hingga barat Nusantara.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika yang berkembang.
Seluruh aktivitas distribusi energi dijalankan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security & Environment) yang ketat untuk memastikan keselamatan operasional sekaligus menjaga keandalan distribusi energi nasional.
Baca Juga: Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara
Melalui kesiapan sistem distribusi energi yang terintegrasi, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan energi nasional serta mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di seluruh wilayah Indonesia. ***
Berita Terkait
-
Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara
-
Isu BBM Naik Per 1 April 2026, Begini Cara Cek Harga Resmi Pertamina Biar Gak Kena Hoaks
-
Ketar-ketir Harga BBM Naik? Ada Diskon Pertamax yang Berakhir Hari Ini, Jangan Sampai Nyesel
-
Perjalanan Naik Turun Harga BBM dari Era Presiden Soekarno hingga Prabowo
-
Pertamina Pastikan Stok BBM Terkendali Selama Arus Balik Lebaran 2026
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram
-
Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing
-
Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya
-
Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya
-
AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia
-
Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial
-
Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK
-
IHSG Berpotensi Rebound! Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Positif Hari Ini
-
Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang