- Kenaikan harga BBM menjelang 1 April 2026 dipicu krisis minyak global akibat konflik Iran dengan AS dan Israel.
- Kenaikan harga BBM Indonesia secara historis dimulai pada 22 November 1965 era Soekarno, sering berfluktuasi.
- Era kepemimpinan berbeda menunjukkan dinamika harga BBM, dari penurunan signifikan era Habibie hingga pengenalan BBM non-subsidi era Gus Dur.
Suara.com - Kabar kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menghampiri masyarakat Indonesia menjelang 1 April 2026. Kali ini, penyebabnya bukan sekadar kebijakan dalam negeri, melainkan efek domino dari krisis minyak global akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Ketegangan tersebut berdampak langsung pada pasokan minyak dunia. Jalur distribusi strategis terganggu, harga minyak mentah melonjak, dan banyak negara mulai merasakan tekanan energi.
Indonesia pun tak luput dari dampaknya. Wacana kenaikan BBM kembali muncul mengulang siklus yang sebenarnya sudah terjadi berkali-kali sepanjang sejarah bangsa.
Jika menengok ke belakang, perjalanan harga BBM di Indonesia bukan sekadar deretan angka. Ia adalah cerita panjang tentang perubahan zaman, krisis, hingga kebijakan yang diambil untuk menjaga stabilitas negara.
Perjalanan Naik Turun Harga BBM
Era Soekarno
Kisah ini bermula di era Soekarno. Pada 22 November 1965, pemerintah untuk pertama kalinya menaikkan harga BBM. Saat itu, harga premium hanya Rp0,3 per liter, sementara solar Rp0,2.
Namun kondisi ekonomi yang belum stabil membuat harga berubah cepat. Awal 1966, premium sempat melonjak menjadi Rp1, lalu turun lagi menjadi Rp0,5 dalam waktu singkat, sementara solar justru naik. Fluktuasi ini mencerminkan rapuhnya fondasi ekonomi Indonesia di masa awal kemerdekaan.
Era Soeharto
Memasuki era Soeharto, pembangunan besar-besaran membutuhkan biaya, dan harga BBM perlahan ikut naik. Dari Rp150 per liter pada 1980, harga premium melonjak menjadi Rp700 pada 1993, hingga akhirnya mencapai Rp1.200 pada 1998.
Baca Juga: Harga BBM Hari Ini Semua SPBU: Pertamina, BP, Shell dan Vivo
Kenaikan ini terjadi di tengah pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi salah satu tekanan saat krisis moneter melanda.
Era BJ Habibie
Berbeda dengan periode sebelumnya, masa pemerintahan B. J. Habibie justru menghadirkan kejutan. Harga BBM turun, dari Rp1.200 menjadi Rp1.000 per liter.
Penurunan ini bukan tanpa sebab, melainkan karena harga minyak dunia saat itu memang sedang melemah drastis. Ini menjadi satu-satunya momen dalam sejarah ketika harga BBM turun cukup signifikan karena faktor global.
Era Gus Dur
Cerita berlanjut ke era Abdurrahman Wahid, ketika harga kembali naik. Pada 1 Oktober 2000 harga bbm naik jadi Rp1.150 dan solar Rp600. Lalu pada 1 Juli 2001 premium naik lagi jadi Rp1.450 sedangkan solar Rp1.250
Berita Terkait
-
Perbandingan Harga BBM Subsidi dan BBM Nonsubsidi per Hari Ini 31 Maret 2026
-
Harga BBM Indonesia Mau Naik, Australia Justru Potong Pajak Bahan Bakar Minyak
-
Pertamina Pastikan Stok BBM Terkendali Selama Arus Balik Lebaran 2026
-
Benarkah Harga BBM Berubah Setiap Tanggal 1? Ini Penjelasannya
-
Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast
-
1 Dzulhijjah 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Jadwal Sidang Isbat Penentuannya