- Prudential rilis Laporan Keberlanjutan 2025, integrasikan prinsip ESG dalam bisnis.
- Operasional perusahaan sukses tekan emisi karbon 17% dan pangkas konsumsi air 67%.
- Literasi keuangan jangkau 15 juta warga, termasuk edukasi bahaya mikroplastik.
Suara.com - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) resmi merilis Laporan Keberlanjutan 2025 sebagai wujud transparansi dan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam seluruh aspek bisnisnya. Langkah strategis yang telah berjalan selama lebih dari tiga dekade ini ditujukan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi lingkungan sekaligus memperluas akses perlindungan finansial masyarakat.
Melalui penajaman strategi sepanjang tahun 2025, emiten asuransi jiwa terkemuka ini berupaya menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi aktif terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Fokus korporasi diarahkan pada penyediaan proteksi yang inklusif, investasi yang bertanggung jawab, serta tata kelola operasional yang ramah lingkungan.
Prudential Indonesia mencatatkan kemajuan signifikan dalam mereduksi jejak karbon operasionalnya. Perusahaan berhasil menekan emisi hingga hampir 17 persen di kantor pusat serta jaringan kantor pemasaran yang tersebar di enam kota besar di Indonesia.
Selain pemangkasan emisi, komitmen lingkungan ditunjukkan melalui penurunan total konsumsi air hingga 67 persen pada kebutuhan operasional gedung tempat perusahaan beroperasi. Di sektor konservasi alam, Prudential juga mengintensifkan program penghijauan pesisir lewat penanaman 25.300 pohon mangrove yang berjalan konsisten sejak tahun 2022.
Di sisi tanggung jawab sosial (pilar Social), Prudential Indonesia memperkuat program Community Investment yang sejauh ini telah menjangkau 458.516 penerima manfaat. Perusahaan menempatkan literasi keuangan sebagai motor penggerak inklusi ekonomi nasional dengan mengedukasi lebih dari 15 juta orang di berbagai wilayah.
Program literasi ini memberikan perhatian khusus pada sektor riil, termasuk menyasar 6.400 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah strategis Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur guna memperkuat ketahanan bisnis lokal. Sejalan dengan itu, inisiatif Desa Maju Prudential turut memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup lebih dari 18.000 warga desa binaan.
Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar aksi menjaga alam. "Di Prudential Indonesia, kami percaya bahwa keberlanjutan juga tentang memastikan masyarakat memiliki akses terhadap perlindungan kesehatan dan finansial yang lebih baik. Melalui berbagai inisiatif ini, kami ingin mendorong perubahan perilaku yang sehat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya.
Merujuk data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), timbunan sampah nasional saat ini telah menembus angka 68 juta ton per tahun, di mana 17% di antaranya disumbang oleh sampah plastik. Isu ini kian krusial mengingat riset global menunjukkan polusi mikroplastik telah mengontaminasi air minum, rantai makanan, hingga udara.
Baca Juga: Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun