Suara.com - Kegagalan manuver udara dalam ajang Gunfighters Air Show memicu tabrakan fatal dua jet tempur Angkatan Laut Amerika Serikat di Idaho. Evaluasi keselamatan penerbangan militer kini menjadi sorotan tajam setelah insiden tersebut memaksa pembatalan total seluruh rangkaian acara.
Investigasi mendalam langsung diberlakukan guna mengungkap penyebab pasti dua armada canggih jenis E/A-18G Growler tersebut bisa saling berbenturan di langit. Peristiwa ini langsung menghentikan operasional Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home secara mendadak demi sterilisasi area jatuhnya puing.
Dikutip dari Anadolu, keberhasilan sistem penyelamatan darurat pesawat menjadi satu-satunya kabar baik di tengah kepanikan ribuan pengunjung yang memadati lokasi. Beruntung, empat awak pesawat yang berada di dalam kokpit dilaporkan selamat setelah mengaktifkan kursi lontar secara cepat.
Evakuasi Korban dan Penutupan Pangkalan
Saksi mata di lokasi sempat merekam detik-detik menegangkan saat kedua burung besi tersebut bersentuhan di angkasa. Keempat parasut kru jet tempur terlihat mengembang sempurna di udara sesaat setelah ledakan benturan terjadi.
Pihak penyelenggara langsung memberikan pengumuman resmi kepada para penonton yang panik melalui pengeras suara pangkalan.
“Kami memiliki empat parasut yang terbuka dengan baik. Awak pesawat berhasil melontarkan diri,” ujar penyelenggara kepada penonton sesaat setelah insiden terjadi.
Tim penyelamat menemukan seluruh pilot dalam kondisi hidup di area satu mil arah selatan dari titik kepulan asap. Otoritas penerbangan militer Amerika Serikat kini mengkategorikan insiden ini sebagai midair collision atau tabrakan di udara.
Catatan Kelam Sejarah Pertunjukan Udara
Baca Juga: Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
Gerak cepat dilakukan oleh manajemen pangkalan dengan menutup total akses keluar masuk kawasan pangkalan militer tersebut. Langkah tegas ini diambil untuk mempermudah tim penyidik mengumpulkan serpihan pesawat dan data penerbangan.
Tragedi ini menjadi pukulan telak bagi penyelenggara yang baru saja menghidupkan kembali acara ini setelah hiatus delapan tahun. Riwayat pelaksanaan festival kedirgantaraan di pangkalan ini ternyata memang kerap diwarnai oleh insiden mematikan pada tahun-tahun sebelumnya.
Seorang penerbang gantole tercatat kehilangan nyawanya saat mengikuti festival kedirgantaraan di lokasi yang sama pada musim 2018. Jauh sebelum itu, sebuah jet tempur tim Thunderbirds milik Angkatan Udara AS juga hancur total pada pergelaran tahun 2003.
Kecelakaan jet tempur E/A-18G Growler milik Angkatan Laut AS pada Minggu, 17 Mei 2026 ini terjadi di tengah pelaksanaan Gunfighters Air Show. Pertunjukan udara yang digelar di Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home, Idaho ini merupakan gelaran perdana sejak terakhir kali diadakan delapan tahun lalu.
Akibat insiden teranyar ini, otoritas militer memutuskan untuk membatalkan seluruh agenda pameran terbang yang tersisa demi proses investigasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Divonis 10 Tahun, Akankah Nadiem Dapat Amnesti dari Prabowo?
-
Percepat Pembangunan Huntap, Kasatgas Tito Dukung Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB
-
'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026
-
Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat
-
Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?
-
Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran
-
Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar
-
Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas
-
Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN
-
Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur