- Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan menguat pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026, setelah sebelumnya berhasil melesat ke level 6.195.
- Analisis teknikal menunjukkan potensi penguatan indeks didorong oleh indikator positif serta sentimen stabilisasi nilai tukar rupiah dan dana asing.
- Berbagai perusahaan sekuritas merekomendasikan saham pilihan seperti AMRT, ENRG, SMGR, SUPA, SCMA, DMAS, KETR, AMMN, SSMS, dan juga PSAB.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bisa kembali menguat pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026. IHSG sebelumnya melesat 1,11 persen ke level 6.195.
Riset Phintraco Sekuritas mengemukakan, secara teknikal IHSG masih menunjukkan sinyal positif. Indeks mampu bertahan di atas level rata-rata pergerakan jangka pendek (MA5), sementara penyempitan histogram negatif MACD masih berlanjut.
"Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan menguji level 6.220-6.280," tulis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Rabu (3/6/2026).
Sedangkan, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak beragam dengan kecenderungan menguat terbatas, dengan area support di 6.060 dan resistance 6.290.
Pelaku pasar juga menantikan potensi masuknya kembali dana asing setelah berakhirnya tekanan rebalancing MSCI, serta stabilisasi nilai tukar rupiah yang berpotensi menjadi katalis positif dalam jangka pendek.
Sementara, Secara teknikal, Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpotensi menguat terbatas dengan rentang support dan resistance di level 5.880 hingga 6.220.
Berdasarkan rekomendasi sejumlah rumah riset, saham yang layak dicermati pada perdagangan hari ini antara lain:
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)
- PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPA)
- PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).
Selain itu, BRI Danarekasa Sekuritas merekomendasikan saham berikut:
Baca Juga: Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?
- PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPA)
- PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS)
- PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR).
Lalu, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan saham pilihan yang diantaranya:
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
- PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
- PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Ratusan Bank dan Bank Syariah Resmi Merger Massal, Ini Dampaknya!
-
Dari Sedekah Muncul Ide Usaha, Sandal Produksi Rumahan Ini Kini Tembus Pasar Nasional
-
Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?
-
IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?
-
Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun
-
Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%
-
Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen