- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi sorotan karena menunjukkan tren pelemahan dan sempat mendekati Rp18.000 per dolar AS.
- Kondisi ini membuat banyak masyarakat ingin memantau pergerakan kurs rupiah secara rutin.
- Kini, pengecekan kurs dapat dilakukan dengan mudah melalui ponsel sehingga nilai tukar bisa dipantau secara real-time kapan saja dan di mana saja.
Melansir laman BRI, disebutkan bahwa aplikasi pemantau kurs menjadi salah satu cara efektif untuk memperoleh informasi nilai tukar terkini.
Pengguna dapat memilih aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan menggunakannya untuk memantau fluktuasi kurs secara real-time.
3. Mengakses Situs Resmi Bank atau Bank Indonesia
Sumber yang lebih akurat untuk mengetahui kurs transaksi adalah situs resmi perbankan dan otoritas moneter.
Pasalnya, bank menyediakan informasi kurs jual dan kurs beli berbagai mata uang asing yang dapat diakses secara gratis melalui situs resminya.
Selain itu, masyarakat juga dapat melihat data kurs resmi melalui Bank Indonesia. BI secara rutin menerbitkan Kurs Transaksi BI yang memuat kurs jual dan kurs beli berbagai mata uang terhadap rupiah, termasuk dolar AS, sebagai referensi transaksi resmi.
Dengan tiga cara tersebut, masyarakat dapat memantau pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS maupun mata uang lainnya secara lebih mudah.
Jika membutuhkan acuan paling resmi, situs Bank Indonesia dan perbankan menjadi pilihan yang layak dijadikan rujukan utama.
Baca Juga: Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan