- Gabungan Kelompok Tani Sarikismo di Desa Poncosari menerima bantuan mobil pikap melalui program CSR BRI pada tahun 2021.
- Kendaraan tersebut memfasilitasi pengangkutan hasil panen, bibit, serta pupuk bagi para petani dengan lebih efisien dan hemat biaya.
- Pikap bantuan ini dimanfaatkan secara multifungsi oleh pemerintah desa untuk mendukung berbagai kegiatan operasional warga serta pemberdayaan masyarakat setempat.
"Jadi, manfaatnya cukup banyak, meskipun CSR untuk Gapoktan tapi multifungsi. Sepanjang untuk kepentingan warga masyarakat, bisa pakai itu," lanjut sarjana ekonomi itu.
"Karena di Pocongsari kan mayoritas warganya mata pencaharian petani. Jadi meskipun tidak langsung mengakut, tapi juga memfasilitasi kegiatan warga, baik itu pertanian, peternakan, dan lainnya. Dan itu memang juga sangat bermanfaat sekali," tuturnya menambahkan.
Walau sudah lima tahun, mobil pikap tersebut juga tampak masih bagus. Supriyanto mengaku bahwa pihak kalurahan merawat baik-baik, mulai dari suku cadang hingga perpanjangan pajak, supaya bisa berumur panjang untuk kemanfaatan.
"Iya karena memang kami rawat benar-benar, pokoknya kami syukuri. Kami memanfaatkan itu sebesar-besarnya, sehingga bantuan CSR dari BRI tidak sia-sia. Istilahnya amal jariyah mengalir karena dimanfaatkan untuk kepentingan warga," tutur Supriyanto.
Bantuan itu menjadi contoh bagaimana dukungan CSR tak hanya berhenti pada pemberian fasilitas, tetapi juga memberi dampak langsung bagi aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Bagi petani Poncosari, mobil pikap mungkin tampak sederhana. Namun, di balik kendaraan itu, ada perubahan yang membuat pekerjaan mereka menjadi lebih mudah.
Dari yang dulu harus bolak-balik mengangkut hasil panen, kini petani bisa lebih fokus pada hal yang paling penting, menjaga hasil pertanian tetap produktif dan bernilai ekonomi.
Berita Terkait
-
Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat
-
Harga Mobil Listrik Tetap Murah Meski Ada Kebijakan Baru? Begini Kata BRI Finance
-
Cetak Ekonomi Berkelanjutan, BRI Fokus Berdayakan UMKM di Seluruh Pelosok
-
5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona Siap ke Spanyol Nikmati Sepak Bola Kelas Dunia
-
Tembus Rp4 Triliun! BRI Banjarmasin Jadi Motor Penggerak UMKM di Kalimantan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara
-
Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita
-
KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat
-
Pelajaran Sunyi dari Seorang Kakek dan Bukunya di Padatnya KRL Manggarai
-
Istana Ungkap Alasan Kursi Gibran Digeser ke Jajaran Menteri Saat Sidang Kabinet
-
Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan
-
Bomber Kaki Kidal 44 Gol yang Dinaturalisasi Vietnam Ancaman Serius buat Timnas Indonesia
-
Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya
-
Sistem Walk-in Interview: Memudahkan Recruiter atau Membebani Jobseeker?
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan