- Indeks Harga Saham Gabungan melemah 4,20 persen atau 245,02 poin pada perdagangan tanggal 5 Juni 2026.
- Aksi jual bersih investor asing mencapai Rp 3,71 triliun dan menyebabkan akumulasi tahun berjalan sebesar Rp 72,21 triliun.
- Total transaksi pasar mencapai Rp 31,71 triliun dengan 656 saham mengalami penurunan harga selama sesi perdagangan tersebut.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah memerah pada jelang akhir pekan ini, 5 Juni 2026. IHSG ditutup, melemah 245,02 poin atau 4,20 persen.
Pelemahan IHSG ini tak lepas dari aksi jual investor asing yang terus deras mengalir. Berdasarkan data Philips Sekuritas hari ini aksi jual bersih (net foreign sell) senilai Rp3,71 triliun.
Dengan keluar itu, akumulasi net foreign sell sepanjang tahun berjalan (year to date/YTD) mencapai Rp 72,218 triliun.
Adapun, berikut daftar saham-saham yang paling banyak dijual investor Asing hari ini:
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 1,13 triliun
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 1,10 triliun
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 235,70 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 169,85 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 110,79 miliar.
Di tengah derasnya arus keluar modal asing, sejumlah saham justru masih mencatatkan akumulasi beli bersih asing.
Berikut daftar saham yang dikoleksi oleh asing:
- PT Wifi Connect Indonesia Tbk (WIFI): Rp 21,36 miliar
- PT Dewa United Tbk (DEWA): Rp19,04 miliar
- PT Timah Tbk (TINS): Rp15,29 miliar,
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN):Rp14,23 miliar
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): Rp12,53 miliar
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 35,37 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 31,71 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,15 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 115 saham bergerak naik, sedangkan 656 saham mengalami penurunan, dan 188 saham tidak mengalami pergerakan.
Baca Juga: NASI Bidik Balik Untung di 2026, Pasang Target Penjualan Rp66 Miliar
Pada hari ini, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain MUTU, MMIX, CBPE, DIGI, dan LFLO.
Sementara saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah WIFI, ARKO, RSGK, APIC dan RMKE.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan