- Askrindo lindungi pengunjung Transera Waterpark saat liburan sekolah.
- Transera Waterpark dikunjungi sekitar 25 ribu orang setiap bulan.
- Sektor pariwisata dinilai jadi peluang pertumbuhan industri asuransi.
Suara.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memperkuat ekspansi bisnisnya di sektor pariwisata dengan menggandeng Transera Waterpark untuk memberikan perlindungan asuransi bagi para pengunjung. Langkah ini dilakukan menjelang musim liburan sekolah yang diperkirakan akan mendorong lonjakan mobilitas masyarakat dan kunjungan ke destinasi wisata keluarga.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Branch Manager Askrindo Karawang Dasa Muhardinata dan CEO PT Graha Inti Permai Mariana. Melalui kolaborasi ini, pengunjung Transera Waterpark akan mendapatkan perlindungan melalui produk Asuransi Kecelakaan Diri (AKD).
Askrindo melihat musim liburan sekolah sebagai momentum strategis untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan risiko selama berwisata. Apalagi, Transera Waterpark menjadi salah satu destinasi favorit di Bekasi yang rata-rata dikunjungi sekitar 25.000 orang setiap bulan, dengan potensi peningkatan signifikan saat libur sekolah.
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, mengatakan tingginya aktivitas wisata masyarakat perlu diimbangi dengan perlindungan yang memadai agar pengalaman liburan menjadi lebih aman dan nyaman.
"Liburan sekolah selalu menjadi periode dengan peningkatan jumlah kunjungan ke berbagai destinasi wisata. Di tengah tingginya aktivitas masyarakat tersebut, Askrindo hadir memberikan perlindungan melalui Asuransi Kecelakaan Diri sehingga pengunjung dapat menikmati momen liburan dengan lebih aman dan nyaman," ujar Budhi dalam keterangannya.
Menurutnya, perlindungan risiko kini menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas layanan sektor pariwisata. Selain memberikan rasa aman bagi wisatawan, keberadaan asuransi juga dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap destinasi wisata.
Sementara itu, Dasa Muhardinata menilai kerja sama ini membuka peluang pengembangan bisnis asuransi yang lebih luas di sektor pariwisata. Tidak hanya perlindungan bagi pengunjung, tetapi juga berbagai solusi asuransi lainnya seperti perlindungan aset dan properti wisata, asuransi tanggung gugat kepada pihak ketiga, hingga perlindungan tenaga kerja.
"Kami melihat sektor wisata sebagai salah satu segmen yang memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan bagi industri asuransi," katanya.
Di sisi lain, CEO PT Graha Inti Permai Mariana menegaskan bahwa risiko kecelakaan dapat terjadi kapan saja selama aktivitas rekreasi berlangsung, mulai dari terpeleset di area umum hingga cedera saat menggunakan wahana permainan. Karena itu, kehadiran asuransi dinilai menjadi instrumen penting dalam mitigasi risiko bagi pengunjung maupun pengelola destinasi wisata.
Baca Juga: Tok! Ekspor Batu Bara hingga Sawit Kini Wajib Lewat Danantara
Asuransi Kecelakaan Diri Askrindo sendiri memberikan manfaat perlindungan terhadap risiko meninggal dunia akibat kecelakaan, cacat tetap, hingga biaya pengobatan dan perawatan sesuai ketentuan polis yang berlaku.
Melalui kerja sama ini, Askrindo berharap dapat mendukung pertumbuhan industri pariwisata nasional sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan asuransi saat berwisata. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas penetrasi produk asuransi ke sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi