- Nikotin berpotensi meningkatkan fokus dan memperbaiki mood.
- Rokok elektrik bernikotin efektif menekan keinginan merokok.
- AKVINDO dorong edukasi nikotin berbasis sains dan fakta.
Suara.com - Nikotin Disebut Berpotensi Tingkatkan Fokus, Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains
Kemampuan menjaga fokus dan stabilitas suasana hati menjadi modal penting dalam meningkatkan produktivitas di tengah tuntutan aktivitas yang semakin tinggi. Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa nikotin berpotensi memberikan manfaat kognitif bagi perokok dewasa, termasuk membantu mempertahankan konsentrasi dan memperbaiki mood.
Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Harm Reduction Journal melalui studi yang melibatkan 40 perokok dewasa sehat. Para peserta diminta menghentikan konsumsi nikotin selama 12 jam sebelum mengikuti serangkaian pengujian yang membandingkan penggunaan rokok konvensional, rokok elektrik dengan berbagai kadar nikotin, serta kondisi tanpa penggunaan produk nikotin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang mengandung nikotin berpotensi meningkatkan kemampuan mempertahankan perhatian dan fokus dibandingkan kondisi tanpa konsumsi nikotin. Selain itu, penggunaan rokok elektrik bernikotin juga terbukti mampu menekan keinginan merokok secara signifikan.
Penulis utama penelitian, Harry J. Green, menilai temuan tersebut mengindikasikan bahwa rokok elektrik berpotensi menjadi alternatif bagi perokok dewasa yang ingin mengurangi konsumsi rokok konvensional.
"Ini menunjukkan bahwa rokok elektrik berpotensi menjadi alternatif yang dapat diterima bagi perokok dewasa yang apabila tidak memiliki pilihan produk lain kemungkinan akan tetap melanjutkan kebiasaan merokok," ujarnya.
Temuan tersebut dinilai membuka ruang diskusi baru mengenai peran nikotin dalam pendekatan pengurangan risiko (harm reduction) di sektor tembakau. Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, mengatakan masyarakat perlu memperoleh informasi yang lebih komprehensif dan berbasis bukti ilmiah terkait nikotin.
Menurut Paido, selama ini banyak masyarakat yang menyamakan nikotin dengan seluruh risiko kesehatan akibat merokok. Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dampak kesehatan berasal dari proses pembakaran tembakau yang menghasilkan tar, karbon monoksida, dan ribuan senyawa berbahaya lainnya.
Ia juga menyoroti penjelasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) yang menyebut nikotin memang bersifat adiktif, namun asap hasil pembakaran rokok menjadi faktor utama penyebab berbagai penyakit serius pada perokok.
Baca Juga: Masuk Tahun Ketiga, CFX Fokus Perkuat Pilar Kepercayaan Industri Kripto Nasional
Meski demikian, Paido menegaskan hasil penelitian mengenai manfaat kognitif nikotin tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan bagi non-perokok atau kelompok usia muda untuk mulai menggunakan produk nikotin. Menurutnya, edukasi publik harus disampaikan secara seimbang dengan tetap menekankan bahwa nikotin merupakan zat adiktif yang penggunaannya hanya diperuntukkan bagi konsumen dewasa.
Di tengah berkembangnya industri produk tembakau alternatif, temuan ilmiah seperti ini dinilai dapat menjadi dasar bagi pembentukan kebijakan dan edukasi publik yang lebih berbasis sains, sekaligus mendukung upaya pengurangan risiko bagi perokok dewasa yang mencari pilihan selain rokok konvensional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan