- PT Bundamedik Tbk membangun jembatan penghubung antara RSIA Bunda dan RSU Bunda Jakarta untuk mengintegrasikan ekosistem layanan kesehatan.
- Persiapan konstruksi proyek yang didanai belanja modal perusahaan ini akan dimulai dalam satu hingga dua pekan ke depan.
- Pembangunan fasilitas ini bertujuan meningkatkan efisiensi mobilitas, keselamatan pasien, serta kualitas akses terhadap layanan medis bagi masyarakat Jakarta.
Suara.com - PT Bundamedik Tbk (BMHS) memulai pembangunan jembatan penghubung (skybridge), yang akan mengintegrasikan RSIA Bunda Jakarta dan RSU Bunda Jakarta dalam satu ekosistem layanan kesehatan keluarga yang lebih terhubung.
Proyek ini menjadi bagian dari strategi pengembangan layanan kesehatan terintegrasi, RS Bunda Jakarta, dan BMHS Group untuk meningkatkan kualitas pelayanan medis sekaligus memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien dan keluarga.
Presiden Direktur BMHS, Agus Heru Darjono, mengatakan pembangunan skybridge ini akan menggunakan belanja modal atau Capex dari perusahaan.
Namun, perusahaan masih menunggu detail rancangan jembatan dari Dinas Kebudayaan DKI Jakarta untuk jumlah capex yang dipakai.
"Nah, untuk biaya jembatan ini, karena kan kita desain apa kita harus ikuti Dinas Kebudayaan. Nah, kami masih menunggu tuh RAB apa segala macemnya dari mereka, karena kita gak bisa mendesain. Karena harus menyesuaikan dengan heritage dan lain-lain ada aturan-aturan itu," ujar Agus di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Ia menargetkan, persiapan konstruksi dimulai dalam satu hingga dua pekan ke depan. Hal ini dilakukan usai mendapatkan izin dari proses koordinasi dengan arsitek dan pemerintah DKI Jakarta.
"Dalam 2 minggu ke depan kita sudah akan mulai," imbuhnya.
Ia, menargetkan persiapan konstruksi dimulai dalam satu hingga dua pekan ke depan. Hal ini dilakukan usai mendapatkan izin dari proses koordinasi dengan arsitek dan pemerintah DKI Jakarta. "Dalam 2 minggu ke depan kita sudah akan mulai," katanya.
Skybridge tersebut dirancang untuk memperkuat integrasi layanan klinis, meningkatkan keselamatan pasien, serta memastikan efisiensi mobilitas pasien, tenaga medis, dan tenaga penunjang.
Baca Juga: Emiten Jaya Real Property Perkuat Posisi Kota Mandiri dengan Fasilitas Premium
Kehadiran fasilitas ini juga menegaskan komitmen BMHS dalam menghadirkan layanan kesehatan keluarga, rumah sakit terintegrasi, dan pelayanan medis berkualitas yang saling terkoneksi dalam satu sistem yang menyeluruh.
Komisaris Utama PT Bundamedik Tbk, Dr. dr., Ivan Rizal Sini, mengatakan bahwa pembangunan skybridge bukan sekadar penambahan fasilitas fisik, melainkan bagian dari upaya menyatukan seluruh layanan yang telah dibangun selama lebih dari lima dekade.
“Skybridge ini adalah cerminan dari bagaimana kami memandang pertumbuhan, bukan hanya soal menambah fasilitas baru, tetapi memastikan seluruh layanan yang sudah kami bangun selama lebih dari 50 tahun dapat bekerja sebagai satu kesatuan yang utuh dan pada akhirnya berpusat pada kebutuhan pasien,” jelas Ivan.
Peletakan batu pertama pembangunan Skybridge RS Bunda Jakarta turut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai Rumah Sakit Bunda memiliki ikatan historis dan emosional yang kuat dengan masyarakat Jakarta.
Menurutnya, peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan di RS Bunda Jakarta diharapkan tidak hanya berdampak pada aspek operasional medis, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pasien beserta keluarga yang mendampingi proses perawatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi