Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan komitmennya mendukung Program 3 Juta Rumah pemerintah. Dalam kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang digelar Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP Tapera, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), dan BRI di Tambora, Jakarta Barat, BRI membukukan booking pembiayaan perumahan senilai Rp340 miliar untuk 867 debitur.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menyatakan capaian itu menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan rumah yang terjangkau.
"Hari ini kita Alhamdulillah bisa booking Rp340 miliar untuk 867 debitur. Ini cukup bagus sekali," ujar Aris di Lapangan Persima Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026).
Aris menjelaskan BRI terus memperkuat dukungan terhadap program perumahan pemerintah. Setelah kuota pembiayaan sebesar Rp8 triliun yang diterima pada April lalu terserap lebih cepat dari target, BRI kembali memperoleh tambahan kuota sebesar Rp12 triliun hingga akhir 2026.
"Kami mendapatkan kuota baru sebesar Rp12 triliun selama satu tahun sampai akhir Desember nanti. Minggu lalu realisasinya sudah Rp9,7 triliun. Jadi dari target yang diberikan pemerintah, kami yakin target Rp12 triliun ini akan terlaksana dengan baik," jelasnya.
Menurut Aris, dukungan terhadap sektor perumahan sejalan dengan peran BRI sebagai bank yang fokus pada pembiayaan UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Prinsipnya BRI sebagai bank UMKM tentu akan terus berkomitmen kepada DNA-nya untuk terus membiayai UMKM, termasuk mendukung program tiga juta rumah dari pemerintah," katanya.
Ia menambahkan keberhasilan program pembiayaan perumahan tidak dapat dijalankan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara Kementerian PKP, BP Tapera, SMF, pemerintah daerah, dan sektor perbankan menjadi faktor penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan pemerintah terus mendukung program perumahan yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo
Menurut Tito, kondisi perumahan di sejumlah wilayah masih menjadi tantangan serius. Saat meninjau kawasan Tambora, ia menemukan masih banyak warga yang tinggal di hunian padat dan tidak layak.
"Kita bisa berkunjung ke Tambora, salah satu daerah terpadat di Indonesia dan juga banyak perumahan yang tidak layak, kumuh," ujar Tito.
Ia menegaskan pemerintah terus bergerak langsung ke lapangan untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Semua kita bergerak seperti ini langsung door to door, langsung ke lapangan, menyentuh langsung rakyat. Jadi bukan berdasarkan informasi di belakang meja," katanya.
Tito juga menyampaikan dukungan Kemendagri melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta kebijakan yang mempermudah pembangunan rumah, termasuk penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk kelompok tertentu.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyebut program perumahan menjadi langkah penting dalam mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Berita Terkait
-
BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo
-
BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia
-
BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang
-
BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Habis Libas Kamboja 5-1, Pelatih Timor Leste Gemetar Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Pilih Fokus Kerja, Istana Tak Ambil Pusing Survei Kepuasan Publik ke Prabowo Merosot Tajam
-
Permata Bank Cetak Laba Bersih Tumbuh 4,5 Persen pada Semester I-2026, Kredit Naik Jadi Rp171,2 T
-
Ramalan 12 Zodiak 31 Juli 2026: Jalur Baru Bawa Keberuntungan, Leo Menuju Sukses
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional
-
Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?
-
Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026
-
Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T
-
Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat