Bisnis / Keuangan
Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) merosot hingga Sesi I. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • IHSG melemah 99,13 poin atau 1,62 persen ke level 6.002 pada perdagangan sesi pertama Rabu, 24 Juni 2026.
  • Koreksi mendalam terjadi karena tekanan jual masif pada sektor bahan baku, energi, serta berbagai saham komoditas unggulan.
  • Meskipun indeks terkoreksi, beberapa saham seperti SCMA dan EMTK tetap mencatatkan penguatan signifikan di tengah transaksi pasar.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ambrol hingga perdagangan sesi I, Rabu, 24 Juni 2026. IHSG ditutup melemah 99,13 poin atau 1,62 persen ke level 6.002.

Data Phintraco Sekuritas menunjukkan tekanan jual masih mendominasi perdagangan. Bahkan IHSG sempat menyentuh level terendah harian di 5.993 sebelum memangkas sebagian pelemahannya.

Pelemahan IHSG terjadi di tengah mayoritas sektor yang bergerak di zona merah. Sektor bahan baku atau basic materials menjadi sektor dengan koreksi terdalam, disusul sektor energi dan infrastruktur.

Saham-saham komoditas juga menjadi penghuni daftar top losers pada indeks LQ45 maupun Jakarta Islamic Index (JII).

Deretan saham yang melemah pada sesi I perdagangan Rabu. [Suara.com/Alfian Winanto]

Di LQ45, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 5,39 persen, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah 5,11 persen, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) terkoreksi 4,77 persen.

Sementara pada JII, tekanan terbesar dialami PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang anjlok 10,16 persen, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) turun 9,26 persen, dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) melemah 6,54 persen.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah saham yang mampu mencatatkan penguatan signifikan. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) memimpin daftar top gainers LQ45 setelah melesat 12,12 persen.

Disusul PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang naik 4,59 persen dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) menguat 2,65 persen.

Dari sisi aktivitas perdagangan, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi kontributor nilai transaksi terbesar pada sesi pertama perdagangan.

Baca Juga: DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Data Perdagangan Sesi I

  • IHSG: 6.002
  • Perubahan: turun 99,13 poin (-1,62 persen)
  • Pembukaan: 6.128
  • Tertinggi: 6.171
  • Terendah: 5.993
  • Nilai transaksi: Rp6,71 triliun
  • Volume transaksi: 11,08 miliar saham
  • Frekuensi transaksi: 1.021.759 kali

Top Value

  • TPIA: Rp1.960 (-4,39 persen)
  • BMRI: Rp4.020 (-2,43 persen)
  • BBRI: Rp2.860 (-1,72 persen)

Top Volume

  • BUMI: Rp158 (-5,39 persen)
  • BNBR: Rp108 (-0,92 persen)
  • LEAD: Rp109 (-8,40 persen)

Top Gainers LQ45

  • SCMA: Rp222 (+12,12 persen)
  • EMTK: Rp570 (+4,59 persen)
  • SMGR: Rp1.550 (+2,65 persen)

Top Losers LQ45

  • BUMI: Rp158 (-5,39 persen)
  • CUAN: Rp650 (-5,11 persen)
  • AMMN: Rp3.590 (-4,77 persen)

Top Gainers JII

Load More