- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menambah lapisan baru cukai hasil tembakau untuk menekan peredaran rokok ilegal.
- Pemerintah tengah mendiskusikan kebijakan cukai ini bersama DPR RI serta terbuka untuk melakukan pengkajian ulang atas masukan.
- Pemerintah ingin mengubah status rokok ilegal menjadi legal melalui penyesuaian tarif cukai demi menciptakan sistem yang lebih adil.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap ingin menambah lapisan atau layer cukai hasil tembakau (CHT) baru agar rokok ilegal bisa menjadi legal.
Menkeu Purbaya mengakui kalau Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini masih berdiskusi dengan pihak DPR RI. Ia memastikan Pemerintah siap mengkaji ulang apabila memang ada masukan.
"Jadi kalau disuruh kaji, pasti kita kaji," katanya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dikutip Rabu (24/6/2026).
Bendahara Negara menyatakan kalau selama ini rokok yang beredar di Indonesia kebanyakan produk ilegal. Makanya Pemerintah ingin mencari cara agar rokok ilegal bisa menjadi produk legal.
Ia tak menampik kalau aturan tarif cukai baru nantinya tidak sempurna. Namun itu diklaim lebih baik dibandingkan sistem yang ada saat ini karena rokok ilegal dianggapnya terlalu banyak.
"Kalau mau tutup semua yang ilegal sekarang, tanpa kesempatan mereka untuk menjadi legal, itu enggak terlalu fair buat mereka," tegas Purbaya.
Sekadar informasi, struktur tarif CHT telah disederhanakan dari sebelumnya 19 lapis pada 2009 menjadi 8 lapis pada 2022. Aturan terakhir tentang struktur tarif CHT tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 97 Tahun 2024.
Berita Terkait
-
Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan