- IHSG melemah 2,73 persen ke level 5.835 pada sesi pertama perdagangan Jumat, 26 Juni 2026 di Bursa Efek Indonesia.
- Tekanan pasar dipicu oleh penurunan sektor bahan baku, industri, dan infrastruktur, serta melemahnya mayoritas indeks bursa di Asia.
- Nilai transaksi mencapai Rp6,37 triliun dengan saham CUAN sebagai top loser dan BBCA sebagai pemimpin penguatan indeks LQ45.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah kembali hingga akhir perdagangan sesi I, Jumat, 26 Juni 2026. IHSG turun 163,92 poin atau 2,73 persen ke level 5.835.
Berdasarkan data perdagangan Phintraco Sekuritas, nilai transaksi mencapai Rp6,37 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 10,54 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 913.191 kali.
Sepanjang sesi pertama, IHSG dibuka di level 6.010, sempat menyentuh level tertinggi 6.045, sebelum turun hingga level terendah 5.830.
Tekanan terbesar datang dari sektor bahan baku (basic materials) yang anjlok 5,93 persen. Selanjutnya disusul sektor industri yang turun 5,31 persen dan sektor infrastruktur yang melemah 4,04 persen.
Dari jajaran saham unggulan LQ45, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi top loser setelah ambles 8,80 persen ke level 570.
Kemudian PT Dewa United Energi Tbk (DEWA) turun 7,98 persen ke level 300 dan PT Harta Djaya Karya Tbk (HRTA) terkoreksi 7,85 persen ke level 1.760.
Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin penguatan di indeks LQ45 setelah naik 0,83 persen ke level 6.075.
Disusul PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang menguat 0,74 persen ke level 6.775 dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 0,64 persen menjadi 785.
Di Jakarta Islamic Index (JII), saham INDF dan KLBF juga menjadi dua saham yang mencatatkan kenaikan. Sebaliknya, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menjadi saham dengan pelemahan terdalam setelah turun 9,72 persen, diikuti DEWA yang turun 7,98 persen dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang melemah 6,87 persen.
Baca Juga: IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
Berdasarkan nilai transaksi, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi yang paling aktif diperdagangkan meski terkoreksi 6,61 persen ke level 1.756. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang turun 2,50 persen ke level 3.900, sedangkan BBCA menjadi salah satu saham bernilai transaksi terbesar dengan kenaikan 0,83 persen.
Di pasar regional Asia, mayoritas indeks juga bergerak melemah. Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 7,32 persen, Hang Seng Hong Kong turun 1,87 persen, sementara Shanghai Composite Index (SSEC) terkoreksi tipis 0,10 persen. Di sisi lain, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.950 per dolar Amerika Serikat atau melemah 0,22 persen.
Data Perdagangan IHSG Sesi I
- IHSG: 6.127,321 (turun 0,729 persen)
- Perubahan: -45,019 poin
- Nilai transaksi: Rp6,37 triliun
- Volume: 10,54 miliar saham
- Frekuensi: 913.191 kali
- Level tertinggi: 6.045
- Level terendah: 5.836
Top Value
- TPIA Rp1.756 (turun 6,61 persen)
- BMRI Rp3.900 (turun 2,50 persen)
- BBCA Rp6.075 (naik 0,83 persen)
Top Volume
- BUMI Rp139 (turun 6,09 persen)
- DSSA Rp795 (turun 4,22 persen)
- DEWA Rp300 (turun 7,98 persen)
Top Gainers LQ45
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok
-
Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri
-
Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya