Bisnis / Ekopol
Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menghadiri pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Slamet Edy Purnomo di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang, Sabtu (27/6/2026). (Dok: Perum Bulog)

Suara.com - Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menghadiri pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Slamet Edy Purnomo, yang digelar Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang.

Kehadiran Ahmad Rizal Ramdhani dalam prosesi akademik itu menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antarlembaga negara dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, terutama untuk mendukung agenda strategis nasional di bidang ketahanan pangan.

Dalam orasi ilmiahnya, Slamet Edy Purnomo menegaskan ketahanan pangan adalah salah satu pilar utama ketahanan nasional yang membutuhkan tata kelola akuntabel, kolaboratif, dan berkelanjutan.

BPK RI, kata dia, berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah melalui fungsi pemeriksaan yang konstruktif agar setiap kebijakan strategis, termasuk di sektor pangan, dapat berjalan efektif, efisien, transparan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Rizal Ramdhani disebut sebagai salah satu pemimpin BUMN yang memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi kebijakan pemerintah di bidang pangan.

Hal itu dinilai mencerminkan pentingnya peran BULOG sebagai instrumen negara dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.

Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan apresiasi atas pengukuhan Profesor Kehormatan yang diberikan kepada Slamet Edy Purnomo.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Slamet Edy Purnomo atas pengukuhan sebagai Profesor Kehormatan UNISSULA. Pemikiran beliau mengenai tata kelola dan penguatan akuntabilitas menjadi kontribusi penting dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Perum BULOG siap terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk BPK RI, untuk memastikan setiap penugasan pemerintah dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel," ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Perum BULOG menilai penguatan tata kelola yang didukung pengawasan independen dan konstruktif menjadi fondasi penting dalam menjaga keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Sinergi antara pemerintah, BPK RI, BUMN, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga ketersediaan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat.***

Load More