Suara.com - Pimpinan VII BPK RI, Dr. Slamet Edy Purnomo, bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani melakukan peninjauan kegiatan panen raya serta kesiapan infrastruktur BULOG di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (11/6). Kunjungan ini menjadi wujud dukungan BPK RI terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan yang didukung tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan panen raya bersama petani di Desa Mekarjaya, Kabupaten Karawang, salah satu sentra produksi padi nasional. Dalam kesempatan itu, Pimpinan VII BPK RI dan Direktur Utama BULOG berdialog langsung dengan Forkopimda Karawang dan petani guna melihat perkembangan produksi padi nasional serta pelaksanaan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang dilakukan BULOG.
Pimpinan VII BPK RI, Dr. Slamet Edy Purnomo, menyampaikan apresiasi atas capaian BULOG yang dinilai berhasil menjalankan peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan BULOG dalam meningkatkan serapan gabah dan beras petani menjadi salah satu indikator penting keberhasilan program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“BPK mendukung penuh berbagai program pemerintah yang dijalankan BULOG dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Selain capaian pengadaan yang sangat baik, kami juga melihat adanya komitmen kuat dalam membangun tata kelola yang akuntabel, transparan, dan bertanggung jawab. Hal ini menjadi fondasi penting agar program pangan nasional dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi petani dan masyarakat,” ujar Slamet Edy Purnomo.
Ia menambahkan BPK akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan pemeriksaan secara konstruktif guna memastikan pengelolaan keuangan negara di sektor pangan berjalan sesuai prinsip good governance serta mendukung keberhasilan program strategis nasional.
Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan dukungan dan pengawalan dari BPK RI menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan pangan nasional.
“BULOG terus berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, akuntabel, dan profesional. Kami percaya bahwa swasembada pangan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan serta pengelolaan yang transparan dan bertanggung jawab,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Usai panen raya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Gudang BULOG Purwasari II untuk meninjau sistem penyimpanan dan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Pimpinan VII BPK RI melihat langsung kesiapan sarana dan prasarana pergudangan BULOG dalam menjaga kualitas, kuantitas, dan keamanan stok pangan nasional.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Sentra Penggilingan Padi (SPP) BULOG. Pada kesempatan itu, rombongan meninjau proses pengolahan gabah menjadi beras, penerapan standar mutu, serta pemanfaatan teknologi yang mendukung efisiensi operasional dan penguatan rantai pasok pangan nasional.
Baca Juga: Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
Melalui kunjungan ini, BPK RI dan BULOG menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga negara dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan. Selain memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, penguatan tata kelola yang akuntabel juga menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan publik serta menjamin keberlangsungan program pangan nasional dalam jangka panjang.***
Berita Terkait
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora
-
Petani Diproyeksi Untung, Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia Lebih Mahal dari HET
-
Bulog Siapkan Bansos Beras 20 Kg, Tapi Tunggu Lampu Hijau Pemerintah
-
Bulog Siapkan Gudang Baru, 88 Titik Sudah Clear dari Target 100 Lokasi
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Transaksi Melonjak 103%, RI Masuk Peringkat 7 Dunia Adopsi Kripto
-
Rupiah Melemah ke Rp17.988, Dipicu 'Ulah' Trump dan Rapor Merah Ritel Domestik
-
Hunian Tapak Masih Jadi Primadona di Tengah Lesunya Pasar Properti
-
Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April
-
Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap
-
Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?
-
Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!
-
Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak
-
Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada
-
Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG