Bisnis / Keuangan
Senin, 29 Juni 2026 | 09:19 WIB
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 0,20 persen ke level 5.884 pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026.
  • Pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh sentimen negatif dari bursa Wall Street serta agenda ekonomi domestik penting.
  • Analis memproyeksikan IHSG akan bergerak terbatas pada rentang support 5.860 dan resistance 6.130 selama perdagangan berlangsung.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka menguat ke level 5.932pada perdagangan, Senin, 29 Juni 2026. Namun penguatan itu hanya sementara.

Berdasarkan data Stokbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih langsung anjlok 0,20 persen atau 11,98 poin ke level 5.884.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 1,02 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp 609,98 miliar serta frekuensi sebesar 96.360 kali.

Di waktu itu, terdapat 269 saham menghijau, sedangkan, 263 saham merosot. Sisanya, 427 saham masih belum bergerak alias stagnan.

ilustrasi perdagangan IHSG . [Antara]

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • BHAT
  • TRUS
  • HDFA
  • ZONE
  • EPAC

Top Loser

  • UVCR
  • CFIN
  • GPSO
  • NFCX
  • BBRM

Sementara, berikut saham yang banyak dibeli dan dijual investor asing di waktu tersebut:

Net Foreign Buy

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

  • BBCA - Rp429,71 miliar
  • DSSA - Rp95,51 miliar
  • BBRI - Rp75,14 miliar
  • AMMN - Rp39,05 miliar
  • ANTM - Rp32,47 miliar

Net Foreign Sell

  • BMRI - Rp173,95 miliar
  • EMAS - Rp152,82 miliar
  • ASII - Rp87,46 miliar
  • BRPT - Rp56,13 miliar
  • TLKM - Rp54,65 miliar

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan peluang mengalami technical rebound pada perdagangan Senin. Meski sentimen global masih membayangi, pelaku pasar mulai mencermati sejumlah katalis domestik yang berpotensi menopang pergerakan pasar saham.

BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, IHSG diperkirakan bergerak pada area support 5.860 dan resistance 6.130.

"Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan peluang technical rebound, dengan support di 5.860 dan resistance di 6.130. Rebound berpotensi terjadi apabila sentimen domestik membaik dan tekanan dari pasar global mulai mereda," tulis riset tersebut.

Dari sisi global, pergerakan bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan sebelumnya ditutup di zona merah. Pelemahan indeks utama Wall Street menjadi salah satu sentimen yang masih membebani pasar keuangan.

Load More