Bisnis / Keuangan
Rabu, 01 Juli 2026 | 12:38 WIB
IHSG menguat di sesi I. [Suara.com/Rina Anggraeni].
Baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik 0,84 persen ke level 5.690 pada sesi pertama Rabu, 1 Juli 2026.
  • Penguatan IHSG di Bursa Efek Indonesia didorong oleh kenaikan signifikan sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti TPIA dan BBCA.
  • Total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp5,84 triliun dengan volume perdagangan 9,89 miliar lembar saham.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya bisa menghijau hingga akhir sesi I, Rabu, 1 Juli 2026. IHSG ditutup di level 5.690 naik 47,38 poin atau 0,84 persen.

Berdasarkan Data Phintraco Sekuritas, sepanjang sesi pertama, pergerakan IHSG berada di zona hijau dengan sempat menyentuh level tertinggi 5.728, sementara level terendah berada di 5.607. Adapun pembukaan perdagangan berada di level 5.641.

Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga sesi I mencapai Rp5,84 triliun. Sementara volume perdagangan tercatat 9,89 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 868.357 kali.

Penguatan IHSG ditopang oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang melonjak 4,83 persen ke level 1.735.

Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga bangkit setelah mengalami tekanan dalam dua hari sebelumnya dengan naik 2,25 persen ke level 5.675.

IHSG mulai menguat pada perdagangan sesi I hari ini. [ANTARA].

Di sisi lain, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) masih berada di zona merah setelah terkoreksi 1,83 persen ke level 2.680.

Pada indeks LQ45, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) memimpin daftar penguatan dengan kenaikan 10,38 persen, disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang menguat 10,12 persen dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang naik 7,04 persen.

Sementara itu, tekanan masih membayangi saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang melemah 5,88 persen, diikuti PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 4,13 persen, serta PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang terkoreksi 3,33 persen.

Di pasar regional, mayoritas bursa bergerak bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,83 persen, Shanghai Composite (SSEC) naik 1,08 persen, sedangkan Hang Seng Index (HSI) Hong Kong melemah 0,63 persen.

Baca Juga: BBCA Jadi Bidikan Asing, Dana Rp1,19 triliun Lenyap Selama Dua Hari

Data Perdagangan Sesi I

  • IHSG: 5.690
  • Open: 5.641
  • High: 5.728
  • Low: 5.607
  • Nilai transaksi: Rp5,84 triliun
  • Volume: 9,89 miliar saham
  • Frekuensi: 868.357 kali

Saham Top Value

  • TPIA: naik 4,83 persen
  • BBRI: turun 1,83 persen
  • BBCA: naik 2,25 persen

Saham Top Volume

  • BUMI: naik 2,27 persen
  • BRMS: naik 3,80 persen
  • BNBR: naik 3,57 persen

Saham Top Gainers LQ45

  • CUAN: naik 10,38 persen
  • BRPT: naik 10,12 persen
  • INCO: naik 7,04 persen

Saham Top Losers LQ45

  • CPIN: turun 5,88 persen
  • UNTR: turun 4,13 persen
  • PGEO: turun 3,33 persen

Sektor Penguat

  • IDX Basic Materials: naik 3,27 persen
  • IDX Energy: naik 1,75 persen
  • IDX Infrastructures: naik 0,74 persen

Sektor Pelemah

  • IDX Transportation: turun 0,70 persen
  • IDX Non Cyclicals: turun 0,39 persen
  • IDX Finance: turun 0,25 persen

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Load More