- Sebagian besar perempuan pelaku UMKM di Indonesia masih mengandalkan intuisi dibandingkan data keuangan dalam pengambilan keputusan bisnis.
- Rendahnya literasi keuangan menyebabkan pelaku UMKM kesulitan mengelola arus kas dan menghambat potensi pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan.
- Pemanfaatan platform digital seperti AstraPay membantu UMKM mencatat transaksi otomatis agar pengambilan keputusan bisnis menjadi lebih objektif.
Dukungan AstraPay terhadap UMKM juga diwujudkan melalui berbagai fitur yang relevan dengan kebutuhan usaha. Pembayaran melalui QRIS membantu setiap transaksi terdokumentasi secara otomatis, dan layanan transfer dana dan AstraPay Disbursement memudahkan pembayaran kepada pemasok maupun mitra usaha secara cepat dan efisien.
Perempuan pelaku UMKM juga dapat memperoleh komisi dari berbagai transaksi layanan digital, seperti pembayaran tagihan, angsuran hingga isi ulang saldo. Dukungan juga diperkuat dengan peluang akses terhadap berbagai layanan pendukung, termasuk pembiayaan bagi pelaku usaha dari ekosistem AstraPay.
Berbagai dukungan transaksi digital yang dihadirkan AstraPay ini mampu mempercepat transaksi sekaligus menjadi pintu masuk penguatan kapasitas UMKM secara menyeluruh.
Setiap transaksi meninggalkan lebih dari sekadar bukti pembayaran. Di dalamnya tersimpan data yang dapat membantu perempuan pelaku UMKM memahami kondisi usahanya, mengelola arus kas, hingga menentukan langkah berikutnya. Ketika keputusan bisnis semakin bertumpu pada data keuangan, peluang usaha untuk bertahan dan berkembang pun semakin besar.
Jika kebiasaan itu tumbuh pada jutaan perempuan pelaku UMKM, fondasi ekonomi Indonesia akan ikut menguat. Melalui ekosistem pembayaran digital yang mendukung pencatatan transaksi, AstraPay mengambil peran dalam perjalanan tersebut.
Berita Terkait
-
AXA Financial Indonesia dan Liberty Society Foundation Latih 100 Perempuan Perkuat Literasi Keuangan
-
Desain Banner AI UMKM: Anggaran Terbatas atau Matinya Kreativitas?
-
Babak Baru Kehidupan Perempuan, Apa yang Terjadi Saat Perimenopause?
-
Purbaya Salurkan Pinjaman Rp 65 Triliun ke 14,9 Juta UMKM
-
Purbaya Turunkan Bunga Pinjaman Usaha Mikro dari 22% ke 8%
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus