Bisnis / Ekopol
Selasa, 21 Juli 2026 | 08:07 WIB
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (tengah) tiba untuk menjalani pemeriksaan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta, Senin (20/7/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Penyidik KPK melakukan operasi tangkap tangan di wilayah NTB terhadap belasan orang, termasuk Bupati Lombok Barat.
  • Penangkapan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, yang melibatkan unsur swasta serta pejabat pemerintah daerah setempat.
  • Bupati Lombok Barat yang terjaring operasi tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai lebih dari Rp25,5 miliar.

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin (20/7/2026). Dalam penindakan hukum tersebut, lembaga antirasuah ini mengamankan belasan orang yang terdiri dari unsur swasta hingga jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat.

Salah satu pihak yang diduga kuat terjaring dalam operasi tangkap tangan ini adalah Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ). Sebelum menjabat sebagai kepala daerah, LAZ tercatat pernah menduduki posisi sebagai Direktur PT Air Minum Giri Menang.

Rekam Jejak Harta Kekayaan Berdasarkan LHKPN

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan resmi kepada KPK pada 26 Januari 2026, akumulasi total harta milik Bupati Lombok Barat tercatat mencapai lebih dari Rp25,5 miliar tanpa kepemilikan utang sama sekali.

Berikut adalah rincian kepemilikan aset yang dilaporkan oleh H. Lalu Ahmad Zaini:

1. Aset Tanah dan Bangunan (Total Nilai Rp14.592.030.000)

Tanah dan bangunan seluas 60 m² di Kota Mataram (hasil sendiri): Rp600.000.000

Tanah dan bangunan seluas 72 m² di Kota Mataram (hasil sendiri): Rp830.900.000

Tanah dan bangunan seluas 87 m² di Kota Mataram (hasil sendiri): Rp920.000.000

Baca Juga: Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK

Tanah dan bangunan seluas 88 m² di Kota Mataram (hasil sendiri): Rp920.000.000

Tanah dan bangunan seluas 1.000 m² di Kota Mataram (hasil sendiri): Rp515.000.000

Tanah dan bangunan seluas 590 m² (hasil sendiri): Rp360.000.000

Tanah dan bangunan seluas 500 m² (hasil sendiri): Rp425.000.000

Tanah dan bangunan seluas 139 m² (hasil sendiri): Rp890.000.000

Tanah seluas 1.368 m² di Kota Mataram (hasil sendiri): Rp1.900.000.000+

Load More