- Presiden Prabowo Subianto mengusulkan efisiensi anggaran TNI dan Polri untuk mengatasi kemiskinan serta kelaparan di Indonesia.
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa saat ini anggaran pertahanan dan kepolisian belum perlu dipangkas.
- Pemerintah memastikan defisit APBN masih aman sehingga belum ada kebijakan lanjutan terkait pengurangan anggaran tersebut.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi wacana Presiden RI Prabowo Subianto yang mengusulkan efisiensi anggaran TNI dan Polri demi memberantas kemiskinan.
Menkeu Purbaya menilai kalau saat ini belum ada wacana lanjutan soal pemangkasan anggaran pertahanan dan Polri tersebut. Namun ia tak menampik bakal ada efisiensi apabila defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terganggu.
"Belum. Tapi kita begini, hitungan anggaran posnya besar. Kalau memang mungkin defisit kita terganggu ya kita pangkas," katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026) malam.
Kendati begitu Purbaya menilai kalau saat ini masih belum ada wacana efisiensi anggaran TNI dan Polri karena kondisi defisit APBN saat ini masih aman. Ia memastikan keuangan negara pun masih cukup.
"Tapi rasanya enggak, masih jauh dari sana. Jadi kita masih cukup," jelas Purbaya.
Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto berseloroh ingin mengurangi anggaran pertahanan dan kepolisian untuk diperuntukan mengatasi kelaparan dan kemiskinan yang diderita rakyat.
Seloroh itu diutarakan Kepala Negara di hadapan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta tiga kepala staf dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam acara Panen Raya TNI di Malang, Jawa Timur.
Prabowo bertekad menghilangkan kemiskinan dan kelaparan. Salah satu upayanya adalah dengan efisiensi anggaran untuk dialihkan ke program-program terkait.
"Kita hilangkan kemiskinan dan kelaparan, apalagi kemiskinan ekstrem. Insyaallah, saudara-saudara, kita akan hemat anggaran. Kita akan bikin efisien," kata Prabowo, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga: Purbaya Klarifikasi Insentif Pajak 0% hingga 50 Tahun buat Investor PFII
Prabowo berseloroh anggaran pertahanan dan kepolisian ikut dipangkas demi menghilangkan kelaparan dan kemiskinan.
"Bila perlu anggaran pertahanan, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," kata Prabowo.
Menanggapi pertanyaan tersebut, tampak Kapolri dan Panglima TNI beserta KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI Tony Harjono yang hanya cengar-cengir menanggapi seloroh Prabowo.
"Rela TNI? Rela polisi?" tanya Prabowo.
Prabowo mengatakan pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Ia berujar seluruh rakyat akan membela bangsa ini.
Prabowo mengatakan kini dirinya merasa bangga, bahagia, dan terharu atas langkah TNI dan Polri ikut berperan membantu dan mengatasi kesulitan rakyat.
"TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga berapa ribu air. Janganlah terlalu, apalah, kenapa TNI, polisi ikut di sawah," ujar Prabowo.
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Klarifikasi Insentif Pajak 0% hingga 50 Tahun buat Investor PFII
-
Purbaya Sebut Kegiatan PFII Pakai Valuta Asing, Komunikasi Bahasa Inggris
-
Purbaya Ungkap Tujuan PFII, Tarik Investasi Asing hingga Biayai Sektor Riil
-
RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 18 Hari
-
Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 Triliun, KPK Ingatkan Inspektorat Jangan 'Tidur'
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Curhat Emosional Lionel Messi Usai Spanyol Kubur Mimpi Back-to-Back Argentina di Piala Dunia 2026
-
5 Manfaat Menggunakan Produk Perlindungan UV Setiap Hari
-
Semoga Perjalanan Ini Sampai ke Seluruh Indonesia
-
Bye Surburn! 4 Sunscreen Ini Lindungi Kulit Anak dari Terik Sinar Matahari
-
Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
-
Pamit Angkat Jemuran, IRT di Ketapang Lampung Selatan Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala
-
Resmi Bertahan di Allianz Arena, Bayern Muenchen Ikat Gelandang Serba Bisa Konrad Laimer Hingga 2029
-
Sindir Skuat Argentina, Lamine Yamal Tantang Paredes Baku Pukul dengan Gavi di Atas Ring
-
28 Link Twibbon Hari Anak Nasional 2026 Gratis, Desain Menarik untuk Dibagikan di Media Sosial
-
Profil Aleksander Ceferin, Presiden UEFA yang Boikot Final Piala Dunia 2026