- JPMorgan menaikkan peringkat saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dari Underweight menjadi Overweight dalam laporan riset terbarunya.
- JPMorgan menaikkan target harga saham BBRI menjadi Rp3.400 per saham yang berlaku hingga Juni 2027 mendatang.
- Peningkatan tersebut didorong oleh perbaikan kualitas aset mikro dan keberhasilan efisiensi beban kerja petugas kredit.
Suara.com - JPMorgan memberikan sinyal sangat positif terhadap prospek saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Melalui laporan riset ekuitas terbarunya yang bertajuk "Micro trumps macro; tactical upgrade to OW", JPMorgan memutuskan untuk menaikkan peringkat saham BBRI dua tingkat sekaligus, dari Underweight langsung menjadi Overweight.
Langkah taktis ini diiringi dengan revisi target harga yang signifikan, naik dari Rp2.730 menjadi Rp3.400 per saham hingga Juni 2027.
Perubahan pandangan ini terjadi setelah analis JPMorgan melihat solidnya fundamental bisnis mikro BRI yang mampu menahan tekanan makroekonomi.
Kunci utama optimisme JPMorgan terletak pada perbaikan kualitas aset di segmen mikro. Manajemen BRI dinilai berhasil memperketat proses underwriting dan mengoptimalkan penagihan (collection).
Salah satu langkah struktural yang diapresiasi adalah efisiensi beban kerja petugas kredit mikro. BRI berhasil menurunkan rasio kelolaan dari 528 debitur per petugas pada 2022 menjadi 456 debitur, dengan target lanjutan mendekati 400 debitur.
Langkah ini membuat pemantauan kredit menjadi jauh lebih intensif. Dengan memisahkan tanggung jawab penagihan kredit lancar dan bermasalah dari penjualan aset yang dihapusbukukan (diserahkan ke pihak ketiga), indikator penurunan NPL di segmen mikro menunjukkan tren perbaikan yang nyata.
Kuatnya fondasi mikro inilah yang membuat JPMorgan yakin saham BBRI memiliki daya pantul yang kuat ke depannya.
Desclaimer: Perdagangan saham dan investasi instrumen keuangan mengandung risiko kerugian finansial yang signifikan. Pembaca sangat dianjurkan untuk melakukan riset mendalam serta menganalisis profil risiko pribadi (Due Diligence) sebelum mengambil keputusan investasi.
Berita Terkait
-
IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?
-
JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
Daftar Developer dan Skema Bunga KPR Murah di BRI x REI Expo Semarang
-
Di Balik Layar Kesuksesan UMKM, Sosok Mantri BRI yang Tak Lelah Mendampingi
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus
-
Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan
-
Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026
-
Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri
-
Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss
-
Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan
-
Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro