- Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia merosot ke level 6.252 pada Jumat pagi, 24 Juli 2026.
- Pelemahan IHSG dipengaruhi oleh koreksi Wall Street, penurunan harga mineral logam, serta aksi jual investor asing.
- CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung melemah dengan level support di 6.250 dan 6.185.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merosot pada awal perdagangan, Jumat, 24 Juli 2026. IHSG dibuka ambruk ke level 6.266.
Mengutip data Stockbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG terus anjlok 0,99 persen atau 62,57 poin ke level 6.252.
Pada perdagangan waktu itu sebanyak 3,53 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp 1,70 triliun serta frekuensi sebesar 221.960 kali.
Di waktu itu, terdapat 135 saham menghijau, sedangkan, 403 saham merosot. Sisanya, 427 saham masih belum bergerak alias stagnan.
Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:
Top Gainer
- ASJT
- GMTD
- MPRO
- MYOH
- OILS
Top Loser
- WIDI
- DIVA
- ZATA
- FILM
- SSTM
Proyeksi IHSG
Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah. Sejumlah sentimen global dan domestik diprediksi akan memengaruhi arah perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca Juga: Investor Masih Senang Ambil Cuan, IHSG Tersungkur ke Level 6.300
Tim Riset CGS International Sekuritas Indonesia menilai pelemahan indeks-indeks utama di Wall Street menjadi salah satu faktor yang membebani pergerakan pasar saham domestik. Selain itu, penurunan harga komoditas mineral logam dan berlanjutnya aksi jual bersih (net sell) investor asing juga diperkirakan memberikan tekanan terhadap IHSG.
Di sisi lain, masih terdapat sejumlah sentimen positif yang berpotensi menahan laju pelemahan indeks. Kenaikan harga minyak mentah dan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), serta mulai dirilisnya laporan keuangan emiten, dipandang dapat menjadi katalis positif bagi pasar.
"Melemahnya indeks di bursa Wall Street, terkoreksinya harga komoditas mineral logam dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak mentah dan CPO serta laporan keuangan emiten berpeluang menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.250/6.185 dan resist 6.380/6.445," tulis Tim Riset CGS International Sekuritas Indonesia dalam risetnya.
Secara teknikal, CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak pada level support 6.250 dan 6.185, sementara resistance berada di level 6.380 dan 6.445.
Di tengah proyeksi tersebut, CGS International Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati investor. Saham-saham pilihan tersebut didominasi oleh sektor perkebunan dan energi, yakni:
- PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) – Buy
- PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) – Buy
- PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) – Buy
- PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) – Buy
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) – Buy
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) – Buy
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya
-
IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas
-
Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar
-
Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu
-
DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi
-
Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu
-
Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8
-
Misteri di Kamar Kos Metro: Menguak Tabir Kepergian Mendadak Dokter Muda Zulfikar
-
Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru