Bisnis / Keuangan
Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:11 WIB
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
Baca 10 detik
  • Volume transaksi saham BEI melonjak 66,88% dalam sepekan.
  • Nilai transaksi harian naik 41,21% menjadi Rp19,76 triliun.
  • IHSG menguat 0,34%, asing masih net sell Rp79,09 triliun sepanjang 2026.

Suara.com - Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan gairah yang semakin kuat pada pekan 20-24 Juli 2026. Hampir seluruh indikator perdagangan ditutup di zona hijau, dengan lonjakan paling signifikan terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang melesat hingga 66,88%.

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan peningkatan aktivitas perdagangan terjadi di berbagai indikator utama selama sepekan.

"Peningkatan tertinggi dialami oleh rata-rata volume transaksi harian BEI, yaitu sebesar 66,88% menjadi 43,68 miliar lembar saham dari 26,17 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya," ujar Kautsar dalam keterangan resminya, Jumat (25/7/2026).

Tak hanya volume perdagangan, rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami kenaikan signifikan. Nilainya tumbuh 41,21% menjadi Rp19,76 triliun dibandingkan Rp13,99 triliun pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat 14,4% menjadi 2,67 juta kali transaksi dari sebelumnya 2,33 juta kali transaksi. Kondisi tersebut mencerminkan aktivitas jual beli saham yang semakin ramai di pasar.

Kautsar juga mengungkapkan bahwa nilai kapitalisasi pasar Bursa ikut menguat. "Kapitalisasi pasar BEI meningkat sebesar 1,13% menjadi Rp10.870 triliun dari Rp10.749 triliun pada pekan sebelumnya," katanya.

Di sisi indeks, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut mencatatkan penguatan selama sepekan. IHSG naik 0,34% dan ditutup di level 6.196,430 dari posisi 6.175,535 pada penutupan pekan sebelumnya.

Meski demikian, investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net sell). Pada perdagangan hari ini, investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp1,36 triliun. Sepanjang tahun berjalan 2026, nilai jual bersih investor asing telah mencapai Rp79,09 triliun.

Baca Juga: Asing Lepas BMRI Rp639 Miliar, BBRI Justru Jadi Buruan

Load More