- Askrindo kerahkan 25 Mobil Pintar di seluruh Indonesia pada Hari Anak Nasional 2026.
- Fankar: Semua anak, termasuk ABK, berhak mendapat pendidikan yang inklusif.
- Program dukung TPB pendidikan berkualitas dan pengurangan kesenjangan akses belajar.
Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo mengerahkan 25 unit Mobil Pintar (MoPi) secara serentak di berbagai provinsi, mulai dari Sabang hingga Merauke.
Program yang dijalankan bersama Paud Inspirasi Indonesia tersebut menyasar anak usia dini hingga usia sekolah, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap sarana pendidikan. Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan kesempatan belajar yang inklusif dan merata bagi seluruh anak Indonesia.
Direktur Utama Askrindo, M. Fankar Umran, menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
"Peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi momentum krusial bagi Askrindo untuk terus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak Indonesia. Melalui Mobil Pintar, kami hadir secara langsung di tengah masyarakat untuk memperluas akses pendidikan yang menyenangkan, inklusif, dan merata. Tanpa memandang latar belakang dan keterbatasan geografis, setiap anak berhak atas kesempatan belajar dan ruang tumbuh yang aman serta menginspirasi," ujar Fankar.
Tak hanya menghadirkan fasilitas belajar bergerak, rangkaian kegiatan Mobil Pintar juga dikemas secara edukatif dan interaktif. Anak-anak diajak mengikuti sesi mendongeng, membaca buku bersama, permainan edukatif, hingga menerima berbagai gimmick untuk meningkatkan semangat belajar.
Selain itu, Askrindo turut memperluas cakupan program melalui edukasi kepada orang tua dan masyarakat mengenai perlindungan anak.
"Di momentum Hari Anak Nasional 2026 ini, Askrindo juga menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak, sosialisasi deteksi keterlambatan bicara pada Anak Usia Dini, serta kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi parenting bagi orang tua dan pendamping," tambah Fankar.
Program Mobil Pintar merupakan bagian dari implementasi TJSL Askrindo yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan TPB Nomor 10 mengenai Berkurangnya Kesenjangan.
Baca Juga: Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Pemerintah Mau Sungguh-sungguh Memberantas Korupsi? Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan
-
Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3
-
Askrindo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul Lewat Program Mobil Pintar
-
Menteri Mukhtarudin dan Menaker Turki Bahas Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
-
Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor
-
Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Api? Ini Daftar dan Karakteristiknya
-
3 Lip Balm Wardah untuk Bibir Kering dan Gelap, Pilih yang Sesuai Kebutuhan Menurut Review
-
Menghapus Jejak "Hantu" di Cloud dan Memutus Rantai Penguntitan Siber Pasca-Hubungan
-
Bulog Catat Penyerapan 3,5 Juta Ton Setara Beras, Perkuat Cadangan Pangan Nasional
-
Sebut Pramono 'Asbun', Waketum PSI: Prabowo dan Surya Paloh Bukti Sukses Keluar dari Partai Lama