- Zikra Annisa, perempuan asal Banda Aceh, memulai kuliah di STIE IGI Jakarta pada tahun 2021 sambil bekerja dan berwirausaha.
- Ia sempat mengalami kegagalan seleksi Beasiswa Unggulan pada tahun 2022 sebelum akhirnya berhasil mendapatkannya pada semester tujuh dan delapan.
- Pada tahun 2025, Zikra sukses menyelesaikan studi sarjananya di STIE IGI Jakarta dengan meraih predikat cum laude.
Suara.com - Keberhasilan akademik tidak selalu diraih melalui jalan yang mulus. Hal itu tercermin dari perjalanan Zikra Annisa, lulusan STIE IGI Jakarta yang berhasil menyelesaikan studi sarjana dengan predikat cum laude setelah memperoleh Beasiswa Unggulan pada tahun-tahun akhir perkuliahannya.
Perempuan kelahiran Banda Aceh itu tumbuh di lingkungan yang menempatkan pendidikan dan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama.
Semasa sekolah, ia sempat menerima beasiswa di Fatih Bilingual School sebelum memutuskan melanjutkan pendidikan di Madrasah Darul Ihsan karena ketertarikannya pada bahasa Arab dan ilmu agama.
Perjalanannya tidak selalu berjalan sesuai rencana. Pada 2013, Zikra gagal diterima di sekolah favorit yang diincarnya. Meski demikian, ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMAN 2 Banda Aceh dan bergabung di kelas unggulan.
Selama di bangku sekolah menengah, ia aktif dalam berbagai organisasi, seperti OSIS, Rohani Islam (Rohis), dan kepramukaan. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama tim.
Memasuki dunia kerja pada 2018, Zikra mulai membangun kemandirian dengan mengajar, menjadi pekerja lepas, hingga mendirikan lembaga les privat. Baginya, pekerjaan bukan sekadar sumber penghasilan, tetapi juga cara untuk tetap mandiri tanpa menjadikan dakwah sebagai profesi yang berorientasi keuntungan.
Pada 2021, ia melanjutkan pendidikan sarjana di STIE IGI Jakarta sambil tetap bekerja dan mengembangkan usahanya. Kondisi tersebut membuatnya harus membagi waktu antara kuliah, pekerjaan, dan aktivitas lainnya.
Upaya memperoleh beasiswa juga tidak langsung membuahkan hasil. Pada 2022, Zikra belum berhasil lolos seleksi Beasiswa Unggulan. Namun, ia terus meningkatkan prestasi akademik, memperkaya pengalaman organisasi, dan mengembangkan kompetensi hingga akhirnya memperoleh beasiswa tersebut pada semester tujuh dan delapan.
Keberhasilan itu menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan studinya. Pada 2025, Zikra menuntaskan pendidikan sarjana dengan predikat cum laude, menandai hasil dari proses panjang yang dijalani dengan disiplin dan konsistensi.
Baca Juga: Bukan Cuma Kualitas, Fenomena Bangku Kosong SD Negeri Bukti Gagalnya Perencanaan Pendidikan
Bagi Zikra, setiap kegagalan menjadi bagian dari proses belajar. Perjalanannya menunjukkan bahwa pencapaian akademik tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh ketekunan, kemampuan beradaptasi, dan komitmen untuk terus berkembang di tengah berbagai tantangan.
Berita Terkait
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional
-
PKB Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan, Ijtima Ulama Desak Keadilan untuk Pesantren
-
BRI Peduli Peringati Hari Anak Nasional Lewat Kegiatan Edukatif di Enam Sekolah
-
Sibuk Membangun, Lupa Membenahi: Perlukah Universitas Republik Indonesia?
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Menu Digital di Restoran: Efisiensi yang Menggeser Kenyamanan Pelanggan
-
Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja
-
3 Tempat Makan di Surabaya yang Bikin Anak Kos Bisa Bertahan Akhir Bulan
-
4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
-
11 Sekolah Rusak di Jakarta Direhab, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Masuk Prioritas
-
GT80 Motor Listrik Bergaya Touring dengan Jarak Tempuh 190 KM
-
Bukan Cuma Soal Injeksi, Ini Rahasia di Balik Hasil Perawatan Estetika yang Terlihat Natural
-
5 Rekomendasi Hand Cream untuk Tangan Halus, Lembut, dan Bebas Kering
-
Adian Napitupulu Dorong Negara Tuntaskan Persoalan Petani Sebelum Mengejar Peningkatan Produksi
-
Kemendagri dan KPK Perkuat Kolaborasi Cegah Korupsi di Daerah, Siapkan Pembekalan di 10 Wilayah