- Konsumen China dan Maroko memborong 38,4 ton kopi premium senilai 227.443 dolar AS dari Gudang SRG Gedebage Bandung.
- Pengelola Gudang SRG Bandung menjadwalkan pengiriman lanjutan sebanyak delapan kontainer Kopi Arabica Semi Wash khusus ke China.
- Keberhasilan ekspor tersebut menunjukkan bahwa Sistem Resi Gudang mampu meningkatkan daya saing komoditas kopi nasional di pasar global.
Suara.com - Kopi premium asal Indonesia diburu para pembeli asing. Salah satunya, konsumen China yang memborong kopi premiem asal Indonesia.
Hal itu terlihat dari rencana pengiriman lanjutan sebanyak delapan kontainer Kopi Arabica Semi Wash setelah ekspor perdana dari Gudang Sistem Resi Gudang (SRG) KAI-ASLI Gedebage, Bandung, berhasil dilakukan. Pengiriman dilakukan menuju dua negara tujuan, yakni Tiongkok dan Maroko.
Pada ekspor tahap pertama, total volume kopi yang dikirim mencapai 38,4 ton atau setara dua kontainer dengan nilai ekspor sebesar 227.443 dolar AS.
Rinciannya, satu kontainer berisi 19,2 ton Kopi Robusta Grade 2 senilai USD71.040 dikirim ke Maroko, sementara satu kontainer lainnya berisi 19,2 ton Kopi Arabica Semi Wash senilai 156.403 dolar AS diekspor ke China.
Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia, Budi Susanto, mengatakan bahwa keberhasilan ekspor ini menunjukkan semakin strategisnya peran Sistem Resi Gudang (SRG) dalam meningkatkan daya saing komoditas Indonesia di pasar global.
"Pelepasan ekspor ini membuktikan bahwa SRG tidak hanya menjadi instrumen pembiayaan bagi petani dan pelaku usaha, tetapi juga mampu menjadi jembatan yang menghubungkan komoditas nasional dengan pasar internasional," ujar Budi di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Tingginya minat pasar China membuat pengelola Gudang SRG telah menjadwalkan pengiriman tahap berikutnya berupa delapan kontainer Kopi Arabica Semi Wash dengan total volume mencapai 153,6 ton.
Nilai ekspor lanjutan tersebut diperkirakan mencapai 1.251.225 dolar AS dan seluruhnya akan dikirim ke China.
Seluruh kopi premium yang diekspor berasal dari Gudang SRG KAI-ASLI Gedebage, Bandung. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa komoditas yang disimpan melalui Sistem Resi Gudang mampu mempertahankan kualitas sehingga memenuhi standar perdagangan internasional dan memiliki daya saing di pasar global.
Baca Juga: APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor
Selain menjadi instrumen pembiayaan bagi petani dan pelaku usaha, SRG kini juga dinilai berperan penting dalam mendukung rantai pasok perdagangan dan memperluas akses ekspor komoditas nasional.
Sebagai BUMN pertama yang menjalankan fungsi Pusat Registrasi SRG, PT KBI terus memperkuat ekosistem Sistem Resi Gudang melalui penyelenggaraan registrasi yang aman, transparan, dan akuntabel.
"Sebagai pelopor Pusat Registrasi SRG di Indonesia, PT Kliring Berjangka Indonesia akan terus memperkuat tata kelola, digitalisasi layanan, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pemanfaatan SRG semakin luas serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan," pungkas Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diduga Pakai Etomidate, Bareskrim Serahkan ke Paminal
-
Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina
-
Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia
-
Modus Solar Subsidi Disedot dari SPBU, BPH Migas Sita 8.000 Liter
-
PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Tayang September, Film Tazza: The Song of Beelzebub Jadi Penutup Seri Tazza
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Sita Uang Rp 4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Bengkulu
-
Belajar Jadi Anak Besar dengan Cara yang Lucu dalam Buku Loops