Bisnis / Inspiratif
Selasa, 28 Juli 2026 | 05:15 WIB
Ilustrasi anak bermain [LEGO]
Baca 10 detik
  • The LEGO Group menyelenggarakan acara LEGO Playground di TMII Jakarta pada 25 Juli 2026.
  • The LEGO Group mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 21 persen menjadi 16,7 miliar DKK pada tahun 2025.
  • Menteri PPPA Arifah Fauzi menyatakan kegiatan bermain membantu anak mengeksplorasi bakat serta mengembangkan kreativitas.

Suara.com - Produsen mainan asal Denmark, The LEGO Group, menyelenggarakan kegiatan bertajuk “LEGO Playground: Main dan Jadi Hebat 2026” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 25 Juli 2026.

Acara yang dikaitkan dengan momentum peringatan Hari Anak Nasional ini diselenggarakan seiring dengan tren pertumbuhan positif pada kinerja keuangan global perusahaan.

Sepanjang tahun 2025, The LEGO Group mencatatkan peningkatan kinerja yang didorong oleh pulihnya industri mainan global. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, tren positif tersebut terlihat pada sejumlah indikator utama perusahaan:

  • Laba Bersih: Mencapai 16,7 miliar kroner Denmark (DKK), mengalami peningkatan sebesar 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Pendapatan: Naik 12 persen menjadi DKK83,5 miliar.
  • Laba Operasional: Tumbuh 18 persen mencapai DKK22 miliar.
  • Penjualan Konsumen: Mencatatkan peningkatan sebesar 16 persen.

Pencapaian finansial ini sejalan dengan tren industri mainan global secara umum. Data Circana menunjukkan bahwa nilai pasar mainan global pada 2025 menyentuh angka US$123 miliar, atau tumbuh 8 persen secara tahunan.

Pertumbuhan ini tidak hanya didorong oleh segmen anak-anak, melainkan juga konsumen berusia 15 tahun ke atas yang kini mencakup hampir 20 persen dari total penjualan mainan global.

Kategori produk seperti mainan konstruksi, produk berlisensi, barang koleksi, dan permainan tercatat menjadi penyumbang pertumbuhan. Merespons tren tersebut, The LEGO Group tercatat meluncurkan lebih dari 860 produk selama 2025, yang sekitar separuhnya merupakan lini produk baru.

Di tengah perkembangan kinerja globalnya, The LEGO Group mengadakan kampanye edukasi di Indonesia melalui acara LEGO Playground di TMII.

Kegiatan ini difokuskan untuk memperkenalkan aktivitas bermain sebagai bagian dari proses belajar, eksplorasi, dan pengembangan keterampilan anak.

Dalam pelaksanaan acara tersebut, anak-anak dilibatkan dalam sejumlah kegiatan, antara lain kompetisi menyusun LEGO bricks, mempresentasikan cerita di balik karya yang dibuat, serta aktivitas interaktif bersama keluarga. Karya-karya peserta kemudian ditampilkan dalam sebuah pertunjukan di area Air Mancur Tirta Cerita, TMII.

Baca Juga: Naga Hingga Wajah Berubah! Intip Kemeriahan Festival Pecinan di TMII

General Manager for India and Asia Emerging Markets The LEGO Group, Cedric Roose, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyediakan ruang bagi anak untuk berimajinasi dan berekspresi.

Pihak perusahaan turut mengutip LEGO Play Well Report 2026, yang menyebutkan bahwa 99 persen orang tua di Indonesia menilai aktivitas bermain berperan dalam kebahagiaan, kesejahteraan, dan kedekatan keluarga.

Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. Dalam kesempatan tersebut, Arifah menyampaikan pandangannya bahwa aktivitas bermain dapat memberi kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi bakat, mengembangkan kreativitas, dan membangun rasa percaya diri.

Kolaborasi kampanye ini disambut baik oleh pihak TMII yang menyatakan bahwa acara tersebut sejalan dengan proses transformasi TMII sebagai destinasi budaya, edukasi, dan rekreasi keluarga yang menyediakan ruang bermain inklusif.

Load More