Bisnis / Keuangan
Selasa, 28 Juli 2026 | 13:15 WIB
Ilustrasi grafik pertumbuhan BRI Danareksa Sekuritas.
Baca 10 detik
  • BRI Danareksa Sekuritas merilis analisis sektor batu bara dan rekomendasi saham pada perdagangan Selasa, 28 Juli 2026.
  • Analis menetapkan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk sebagai pilihan utama dengan rekomendasi beli.
  • Target harga saham AADI ditetapkan sebesar Rp12.400 dan ITMG dipatok pada level Rp34.000 oleh pihak analis.

Suara.com - Sektor pertambangan batu bara tetap menjadi perhatian pelaku pasar pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Perusahaan sekuritas BRI Danareksa Sekuritas memberikan analisis komprehensif terkait prospek fundamental serta rekomendasi saham untuk PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Kafi Ananta, menilai bahwa valuasi saham-saham di sektor batu bara saat ini belum sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental emiten. Hal ini terjadi lantaran pasar masih mencermati dan menghadapi ketidakpastian arah kebijakan.

Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan harga komoditas batu bara akan bergerak menuju level normal pada semester kedua tahun 2026 tanpa mengalami penurunan yang drastis.

Dalam ulasannya, tim riset BRI Danareksa Sekuritas menggarisbawahi beberapa faktor teknis yang menahan risiko kejatuhan harga batu bara:

Percepatan DMO: Risiko penurunan harga tertahan oleh percepatan pemenuhan kewajiban pasar domestik (domestic market obligation).

Tingkat Persediaan: Adanya preferensi dari para pembeli untuk tetap mempertahankan tingkat persediaan (stock level) produk.
Keseimbangan Pasokan: Keseimbangan antara pasokan dan permintaan selama lima bulan pertama 2026 berada dalam kondisi yang lebih ketat.

Revisi RKAB: Adanya potensi revisi naik pada Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) diperkirakan mampu membuka tambahan pasokan komoditas pada paruh kedua tahun ini.

Pandangan Sektor dan Rekomendasi Saham

Secara keseluruhan, BRI Danareksa Sekuritas tetap mempertahankan pandangan overweight untuk sektor batu bara, meskipun secara taktis menurunkan pandangan tiga bulanan menjadi netral. Fokus pemilihan saham diarahkan pada emiten yang memiliki fondasi fundamental yang kokoh.

Baca Juga: Usai Perry Warjiyo Mundur, Saham Perbankan dan Properti Harus Diwaspadai Investor

"Kami tetap menyukai emiten yang memiliki katalis spesifik perusahaan, dukungan dividen, dan ruang aman dari sisi valuasi," ungkap Erindra.

Atas dasar pertimbangan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas menetapkan saham AADI dan ITMG sebagai pilihan utama (top picks) di sektor pertambangan batu bara dengan rekomendasi beli (buy).

Adapun target harga yang ditetapkan oleh BRI Danareksa Sekuritas adalah:

Saham AADI: Target harga ditetapkan sebesar Rp12.400. Sementara pada penutupan pasar Sesi I, saham AADI ada di angka Rp8.900.

Saham ITMG: Target harga ditetapkan sebesar Rp34.000. Pantauan Redaksi, saat ini harga saham ITMG beradai di kisaran Rp24.500.

Tim analis menambahkan bahwa titik masuk (entry point) yang lebih menarik bagi para investor berpotensi muncul pasca-publikasi laporan kinerja keuangan kuartal II-2026, yang bergantung pada persetujuan revisi RKAB, berkurangnya risiko implementasi DSI, serta berlanjutnya pemulihan volume produksi emiten pada semester II-2026.

Desclaimer: Artikel ini disajikan murni sebagai sarana informasi pasar modal dan bukan merupakan ajakan, perintah, maupun rekomendasi mutlak untuk membeli atau menjual efek tertentu. Keputusan transaksi investasi dan trading sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi setiap investor.

Load More