Bisnis / Keuangan
Selasa, 28 Juli 2026 | 14:55 WIB
Ilustrasi kripto [Unsplash/Maria]
Baca 10 detik
  • Investor kripto RI tembus 22,4 juta hingga Mei 2026.
  • Nilai transaksi aset kripto mencapai Rp23,01 triliun.
  • Lonjakan jumlah investor dimanfaatkan pelaku industri untuk memperluas penetrasi pasar.

Suara.com - Minat masyarakat Indonesia terhadap investasi aset kripto terus menunjukkan tren meningkat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor aset kripto di Indonesia telah mencapai 22,4 juta orang hingga Mei 2026, dengan nilai transaksi menyentuh Rp23,01 triliun. Pertumbuhan tersebut menjadi sinyal bahwa pasar aset digital di Tanah Air masih berkembang di tengah meningkatnya adopsi masyarakat.

Lonjakan jumlah investor tersebut juga dimanfaatkan pelaku industri untuk memperluas penetrasi pasar. Salah satunya OSL Indonesia (PT Multikripto Exchange Indonesia), perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah mengantongi izin dan berada di bawah pengawasan OJK, melalui peluncuran OSL Summer Event, kompetisi trading kripto yang berlangsung selama 20 hari, mulai 17 Juli hingga 6 Agustus 2026.

Program bertajuk "Trading Kencang. Hadiah Menjulang. Saatnya Menang." itu menawarkan hadiah berupa voucher USDGO, stablecoin yang dipatok 1:1 terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dengan nilai hingga 750 USDGO, serta kesempatan memenangkan grand prize liburan ke Bali.

Head of Marketing OSL Indonesia Vincent Salaka mengatakan peluncuran kampanye tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap meningkatnya antusiasme masyarakat dalam bertransaksi aset kripto.

"Kampanye OSL Summer Event ini adalah cara kami merayakan hadirnya OSL Indonesia untuk komunitas kami. Semakin aktif kamu trading maka semakin besar hadiah yang bisa kamu dapatkan. Ini juga sejalan dengan brand positioning kami sebagai platform yang empowering, dimana kami ingin memberdayakan setiap pengguna, baik pemula maupun trader berpengalaman, untuk bertransaksi dengan percaya diri tanpa hambatan," ujar Vincent dalam keterangannya.

Dalam kompetisi ini, seluruh transaksi dilakukan melalui fitur Quick Trade, layanan jual-beli aset kripto yang dirancang agar pengguna dapat membeli, menjual, maupun mengonversi aset digital hanya dalam beberapa langkah dengan layanan transaksi yang tersedia selama 24 jam setiap hari.

OSL menyebut fitur tersebut ditujukan tidak hanya bagi investor pemula, tetapi juga trader aktif yang membutuhkan proses transaksi lebih cepat dan efisien.

Adapun mekanisme kompetisi menggunakan sistem hadiah berdasarkan akumulasi volume transaksi selama periode program berlangsung. Semakin besar volume transaksi yang dicapai peserta, semakin tinggi tingkat hadiah yang berhak diperoleh. Hadiah bersifat non-kumulatif, sehingga peserta hanya menerima hadiah dari level tertinggi yang berhasil dicapai.

Selain hadiah utama berdasarkan volume transaksi, setiap transaksi yang memenuhi syarat juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengikuti undian grand prize berupa paket liburan ke Bali.

Baca Juga: Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK

Vincent mengatakan pihaknya ingin menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan kampanye trading yang lazim digelar di industri kripto.

"Kampanye trading adalah hal yang umum di industri ini, tapi kami ingin OSL Summer Event terasa berbeda menjadi sesuatu yang benar-benar dinantikan oleh komunitas kami, bukan sekadar promosi rutin. OSL Summer Event terbuka untuk seluruh pengguna OSL Indonesia yang memenuhi syarat. Untuk berpartisipasi, pengguna cukup bertransaksi melalui Quick Trade di aplikasi atau situs web OSL Indonesia kapan saja selama periode kampanye tanpa perlu pendaftaran terpisah," katanya.

Ia menambahkan informasi mengenai mekanisme kompetisi, tingkatan hadiah, syarat kelayakan, serta ketentuan lengkap dapat diakses melalui laman resmi OSL Indonesia.

Load More