Bisnis / Ekopol
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:55 WIB
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda berjabat tangan dengan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu saat kunjungan kerja BTN di Maluku Utara, Selasa (28/7/2026). (Dok. BTN)

Suara.com - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu menegaskan komitmen BTN menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, digitalisasi layanan publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen itu disampaikan Nixon saat melakukan kunjungan kerja ke Maluku Utara, Selasa (28/7/2026). Kehadiran Nixon bersama jajaran BTN disambut Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe.

Nixon mengatakan Maluku Utara kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia berkat hilirisasi industri dan meningkatnya investasi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada triwulan I 2026 mencapai 19,64 persen secara tahunan atau year on year (yoy), jauh di atas rata-rata nasional. Pertumbuhan itu didorong sektor industri pengolahan yang tumbuh 37,09 persen serta investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang meningkat 17,57 persen.

Capaian tersebut melanjutkan kinerja tahun 2025 saat Maluku Utara mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia sebesar 34,17 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp133,6 triliun dengan PDRB per kapita sekitar Rp97 juta.

Menurut Nixon, pertumbuhan itu ditopang potensi hilirisasi nikel, pertambangan emas dan tembaga, perikanan, perkebunan rempah, pariwisata bahari, hingga energi terbarukan.

"Maluku Utara adalah lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2026 yang mencapai 19,64 persen (yoy) serta rekor pertumbuhan tertinggi di Indonesia pada 2025 sebesar 34,17 persen membuktikan bahwa daerah ini memiliki potensi luar biasa melalui hilirisasi industri, pertambangan, perikanan, hingga pariwisata," kata Nixon.

Ia mengatakan tingginya pertumbuhan ekonomi membuat kebutuhan pemerintah dan masyarakat terhadap layanan keuangan terus berkembang. Karena itu, BTN ingin berperan sebagai mitra pembangunan yang mendukung digitalisasi keuangan pemerintah, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan ekosistem ekonomi daerah.

Nixon juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah menempatkan dana di BTN. Menurut dia, kepercayaan tersebut menjadi fondasi untuk memperluas kerja sama pada masa mendatang.

Baca Juga: BTN dan BSN Catat Dominasi FLPP Nasional, 74% Penyaluran Terealisasi hingga Semester I 2026

Pada kesempatan yang sama, BTN menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk pembangunan 32 unit rumah layak huni di kawasan Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat.

Nixon mengatakan rumah bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga tempat keluarga bertumbuh, anak-anak belajar, dan fondasi lahirnya generasi masa depan.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengapresiasi bantuan TJSL yang diberikan BTN. Menurutnya, rumah yang aman dan layak huni menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga dan masyarakat yang berkualitas.

"Agar anak-anak dapat hidup di ruang hidup yang aman, damai, tumbuh dengan pendidikan yang baik, serta membentuk generasi masa depan yang unggul. Keluarga yang sehat, sejahtera, kuat, dan bermartabat akan membentuk desa yang kuat, kecamatan yang kuat, provinsi yang kuat, hingga negara yang kuat," kata Sherly.

Sherly mengatakan rumah bukan sekadar tempat berlindung, melainkan ruang hidup pertama bagi keluarga untuk membangun karakter dan menanamkan nilai kehidupan.

"Semua harmonisasi, pembangunan awal, pendidikan pertama, tata krama, dan seluruh nilai kehidupan ditanamkan dari rumah. Oleh karena itu, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur Utama BTN dan jajaran atas bantuan TJSL tersebut," ujar Sherly.

Load More