- Bank Danamon menargetkan pertumbuhan simpanan valuta asing sebesar 50 hingga 60 persen hingga akhir tahun 2026 mendatang.
- Peningkatan target tersebut didorong oleh tingginya kebutuhan nasabah untuk transaksi luar negeri, pendidikan, serta belanja platform global.
- Steven Dhalimarta mengimbau nasabah menggunakan rekening multi-currency untuk menghindari kerugian biaya akibat praktik konversi mata uang ganda.
Suara.com - Bank Danamon Indonesia Tbk memproyeksikan simpanan valuta asing akan meningkat. Hal ini dikarenakan tingginya minat investasi dan transaksi di luar negeri.
Dalam hal ini, Liabilities Banking Services Head Danamon, Steven Dhalimarta, menargetkan pertumbuhan simpanan valuta asing (valas) sebesar 50-60 persen hingga akhir tahun.
Proyeksi ini dikarenakan meningkatnya kebutuhan transaksi nasabah untuk perjalanan, pendidikan, dan belanja di platform global.
“Target kami kurang lebih di 50-60 persen untuk pertumbuhannya. Jadi kami masih sejalan dengan pertumbuhan transaksi valas,”ujarnya di Jakarta, Kamis (9/10/2026).
Steven menyebutkan, pertumbuhan simpanan valas Bank Danamon saat ini berada di kisaran 40-45 persen. Menurutnya, angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan simpanan valas industri perbankan yang berada di kisaran 20-30 persen.
Secara rinci, tabungan valas tumbuh 29,9 persen (yoy), simpanan berjangka valas meningkat 27,9 persen (yoy), dan giro valas tumbuh 10,2 persen (yoy).
"Komposisi simpanan valas Bank sekitar 70-80 persen berasal dari nasabah individu, sedangkan sisanya berasal dari nasabah korporasi," bebernya.
Dia pun menghimbau nasabar agar pentingnya menghindari praktik double conversion. Hal ini disebabkan konversi mata uang yang terjadi lebih dari satu kali saat bertransaksi di luar negeri. Kondisi tersebut dapat menyebabkan biaya transaksi menjadi lebih tinggi dibandingkan yang diperkirakan.
Karena itu, masyarakat disarankan memilih layanan yang menyediakan rekening multi-currency, memantau pergerakan kurs secara berkala, membandingkan seluruh komponen biaya transaksi, serta memanfaatkan fitur yang memungkinkan pembayaran langsung menggunakan mata uang yang sesuai dengan negara tujuan.
Baca Juga: LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
"Keamanan dan kemudahan transaksi kini menjadi sama pentingnya dengan kurs yang kompetitif. Masyarakat perlu melihat keseluruhan biaya transaksi agar dapat mengambil keputusan finansial yang lebih efisien," tegasnya.
Berita Terkait
-
Risiko Siber dan Keberlanjutan Keuangan
-
LPS Ungkap Banjir Bandang Aceh, Sumut, dan Sumbar Bisa Tingkatkan Risiko Kredit Macet
-
Gegara Banyak Kasus, Banyak Masyarakat RI Ogah Miliki Asuransi
-
Bisa Jalan 2027, LPS Ungkap 3 Skema Penjaminan Polis Asuransi
-
Apakah Deposito Harus Bayar Tiap Bulan? Ini Penjelasan Lengkapnya
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Fantastis! Segini Harga 74 Kilogram Emas Batangan Hasil Sitaan Kasus Korupsi di Sentul
-
Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?
-
BTN Catat Laba Bersih Rp1,85 Triliun hingga Mei 2026, Ini Pendorongnya
-
IHSG Terkoreksi di Tengah Isu Turun Kelas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
-
Indeks Keyakinan Konsumen Turun ke 117,8 pada Juni 2026, BI: Masyarakat Masih Optimistis
-
IHSG Berpotensi Koreksi ke Level 5.850 Usai Trump Singgung Perang Berlanjut
-
Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan
-
BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ
-
Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam
-
Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!