- Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen pada Juli 2026 berada di level optimistis sebesar 116,8.
- Penurunan IKK pada Juli 2026 disebabkan oleh pelemahan pada komponen Indeks Kondisi Ekonomi dan Ekspektasi Konsumen.
- Optimisme masyarakat tetap terjaga karena ditopang oleh perkiraan penghasilan dan kegiatan ekonomi dalam enam bulan mendatang.
Suara.com - Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia tetap terjaga pada Juli 2026. Hal ini tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia, yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 116,8 atau masih berada dalam level optimistis.
Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan, tetap terjaganya keyakinan konsumen menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi masih kuat, meskipun sejumlah indikator mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.
"Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juli 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga. Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen Juli 2026 yang berada pada level optimistis sebesar 116,8," ujar Ramdan Denny dalam siaran pers yang diterima, Selasa (11/8/2026).
Berdasarkan hasil survei, IKK Juli 2026 memang menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Juni 2026, IKK tercatat sebesar 117,8.
Meski demikian, indeks tersebut masih berada jauh di atas level 100 yang menjadi batas optimistis.
Penurunan IKK pada Juli 2026 dipengaruhi oleh pelemahan dua komponen utamanya, yakni Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).
IKE tercatat sebesar 107,9, turun dari 109,2 pada Juni 2026. Sementara itu, IEK berada di level 125,7, turun dari 126,4 pada bulan sebelumnya.
"Terjaganya keyakinan konsumen pada Juli 2026 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini dan Indeks Ekspektasi Konsumen yang tetap berada pada level optimistis," kata Ramdan.
Tetap optimistisnya IKE ditopang oleh tiga komponen, yakni Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK), serta Indeks Pembelian Barang Tahan Lama atau Durable Goods (IPDG).
Ketiga indeks tersebut masing-masing tercatat sebesar 118,5, 101,1, dan 104,1 pada Juli 2026. Namun, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yang masing-masing berada di level 119,8, 101,8, dan 105,9.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini tetap kuat di seluruh kelompok. Kendati demikian, sebagian besar kelompok mengalami penurunan indeks.
Indeks tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran Rp4,1 juta - Rp5 juta dengan angka 124,5.
Sementara itu, persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja menunjukkan perkembangan yang beragam berdasarkan tingkat pendidikan. Responden berpendidikan SMA mencatat penurunan persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja saat ini dan masih berada dalam level pesimistis.
Sebaliknya, responden berpendidikan akademi atau diploma, sarjana, dan pascasarjana mencatat peningkatan indeks masing-masing menjadi 106,2, 114,5, dan 101,7.
Di sisi lain, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi dalam enam bulan ke depan masih berada pada level optimistis. Hal ini tercermin dari IEK Juli 2026 yang mencapai 125,7, meskipun turun dari 126,4 pada Juni 2026.