Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:03 WIB
Armawati Chaniago, Direktur Perkumpulan Arta Jaya, didukung Unilever Indonesia yang bersama GIZ Indonesia memberikan proyek Scaling Up Local Enterprise on Waste Management in Indonesia (SULE-WM). (Dok: Unilever Indonesia)

Perkembangan ini menjadi bukti bahwa persoalan lingkungan dapat menjadi pintu masuk bagi lahirnya inovasi dan peluang ekonomi. Ketika model bisnis yang tepat bertemu dengan teknologi, kolaborasi, dan masyarakat yang berdaya, pengelolaan sampah dapat berkembang menjadi solusi yang menciptakan manfaat sosial, ekonomi, sekaligus lingkungan.

Kisah Armawati pun menghadirkan refleksi yang relevan di Hari UMKM Nasional. UMKM bukan hanya tentang bagaimana sebuah usaha bertahan dan berkembang, tetapi juga tentang bagaimana usaha tersebut dapat menciptakan nilai bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

Arta Jaya menjalankan program pemberdayaan masyarakat, sekaligus menyediakan layanan profesional di bidang pengelolaan sampah, konsultasi, penelitian, pelatihan, serta pengembangan infrastruktur persampahan. (Dok: Unilever Indonesia)

Dari 117 bank sampah hingga pemberdayaan sekitar 50.000 anggota masyarakat, perjalanan Armawati menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari persoalan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan semangat kewirausahaan dan dukungan kolaborasi, sampah yang dahulu dianggap sebagai masalah dapat diubah menjadi sumber daya, peluang ekonomi, sekaligus jalan menuju lingkungan yang lebih bersih.

Pada akhirnya, semangat Hari UMKM Nasional adalah tentang mereka yang berani memulai, terus belajar, dan menciptakan dampak. Armawati dan Perkumpulan Arta Jaya menjadi salah satu contoh bahwa ketika UMKM diberikan ruang untuk bertumbuh, dampaknya dapat melampaui batas sebuah usaha—menjangkau masyarakat, lingkungan, dan bahkan masa depan generasi berikutnya.***

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com