Suara.com - Sebagai penyedia layanan pembayaran digital dan layanan keuangan di Indonesia, ShopeePay dan SPayLater terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai inisiatif. Salah satunya melalui Kompetisi Desain Batik Nasional "Corak Cerita Nusantara", yang mengajak peserta untuk menciptakan motif batik yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia sekaligus semangat konektivitas, inklusivitas, inovasi, dan pemberdayaan di era digital.
Batik sendiri merupakan bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif Indonesia, menurut data Kementerian Perindustrian, terdapat lebih dari 5.900 industri batik yang tersebar di lebih dari 200 sentra produksi di 11 provinsi serta melibatkan sekitar 200.000 tenaga kerja melalui 47.000 unit usaha.
Selain industri batik yang terus berkembang, Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, juga menekankan pentingnya unsur warisan budaya yang ada di dalam Batik.
"Setiap motif batik membawa cerita dan identitas Indonesia yang terus berkembang. Melalui tema 'Corak Cerita Nusantara', kami mengajak masyarakat menghadirkan desain yang mencerminkan cerita, identitas, dan makna budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Harapannya, desain batik yang terpilih terus mengingatkan perusahaan terhadap kekayaan budaya dan semangat para pelaku UMKM di Indonesia."
Terbuka untuk Kreator dari Seluruh Indonesia
Kompetisi Desain Batik Nasional "Corak Cerita Nusantara" terbuka bagi UMKM batik, perajin, sanggar batik, koperasi, komunitas batik, desainer, ilustrator, mahasiswa, pelaku kreatif, maupun masyarakat umum di seluruh Indonesia. Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu karya orisinal yang belum pernah dipublikasikan maupun diikutsertakan dalam kompetisi lain selama periode 5 Agustus - 5 September 2026.
Dalam proses seleksi, dewan juri akan menilai karya berdasarkan orisinalitas desain, kesesuaian dengan tema "Corak Cerita Nusantara", kreativitas, nilai estetika, serta filosofi dan cerita budaya yang melatarbelakangi setiap motif. Desain juga diharapkan mengangkat unsur budaya lokal dan kekayaan kriya Indonesia, serta memiliki potensi untuk diproduksi menjadi batik resmi.
Hadiah Uang Tunai Puluhan Juta Rupiah untuk Karya Terbaik
Para pemenang Kompetisi Desain Batik “Corak Cerita Nusantara” berkesempatan memperoleh total hadiah senilai puluhan juta rupiah. Pemenang utama akan mendapatkan hadiah tunai sebesar Rp30 juta, sertifikat penghargaan, serta kesempatan melihat karyanya diproduksi dan diadopsi sebagai batik resmi karyawan.
Sementara itu, dua finalis terbaik masing-masing akan memperoleh saldo atau voucher ShopeePay senilai Rp5 juta, sertifikat penghargaan, serta kesempatan agar karyanya ditampilkan bersama desain terpilih lainnya.
Mari Jadi Bagian dari Cerita Baru Batik Indonesia
Melalui Kompetisi Desain Batik Nasional "Corak Cerita Nusantara", ShopeePay dan SPayLater mengajak seluruh kreator dan UMKM batik di Indonesia untuk menjadikan cerita, budaya, dan identitas Nusantara sebagai inspirasi karya yang dapat terus hidup dan berkembang bersama masyarakat.
Baca Juga: Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
Peserta dapat mengirimkan karya melalui formulir pendaftaran di https://bit.ly/corakceritanusantara mulai dari from 5 Agustus hingga 5 September 2026. ShopeePay dan SPayLater mengundang seluruh peserta untuk mengirimkan karya terbaiknya dan menjadi bagian dari perjalanan menghadirkan identitas baru ShopeePay dan SPayLater yang diciptakan oleh talenta Indonesia sendiri.
Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan peserta, ShopeePay dan SPayLater mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan panitia atau penyelenggara Kompetisi Desain Batik “Corak Cerita Nusantara”. Pastikan seluruh informasi terkait kompetisi diperoleh melalui kanal resmi ShopeePay dan SPayLater serta hindari memberikan data pribadi maupun melakukan pembayaran kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya. ***
Berita Terkait
-
PNM Ajak Nasabah Mekaar Studi Banding, Dorong Inovasi Usaha Ultra Mikro
-
Lewat Sentuhan Korporasi, UMKM Desa Les Naik Kelas
-
Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?
-
BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global
-
Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta
-
Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"
-
Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah
-
Novel Tanjung Luka, Pencarian Kebenaran di Tengah Prasangka Masyarakat
-
Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi
-
Achilles Bidik Kebutuhan Bisnis dari Transaksi hingga Pendanaan
-
1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai
-
Mitos macOS Lebih Aman Runtuh: Riset Kaspersky Ungkap Pengguna Mac Lebih Rentan Terkena Malware
-
Cushion Glad2Glow Pink dan Silver, Apa Bedanya? Ini Kelebihan Masing-Masing
-
Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin