Prabowo: Garuda Indonesia (GIAA) Bakal Untung di Awal 2027, 20 Pesawat Reaktivasi!

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:51 WIB
Presiden Prabowo Subianto menargetkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali mencatatkan keuntungan pada awal 2027. Tangkapan layar
  • Prabowo menargetkan Garuda kembali untung awal 2027.
  • Sebanyak 20 pesawat Garuda telah direaktivasi hingga Juni 2026.
  • Total pesawat Garuda yang beroperasi kini mencapai 140 unit.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menargetkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali mencatatkan keuntungan pada awal 2027. Target tersebut menjadi harapan baru bagi maskapai nasional yang dalam beberapa tahun terakhir terus menghadapi tekanan keuangan dan bahkan sempat berada di ambang kepailitan.

Prabowo mengatakan kondisi emiten bersandi (GIAA) mulai menunjukkan perbaikan setelah pemerintah berhasil mengaktifkan kembali sejumlah pesawat yang sebelumnya tidak dapat beroperasi atau grounded.

Menurut Prabowo, pemulihan operasional tersebut membuka peluang bagi Garuda Indonesia untuk kembali mencetak laba. Bahkan, dia menyebut Garuda seharusnya sudah dapat membukukan keuntungan pada pertengahan 2026 jika tidak terjadi perang di kawasan Timur Tengah yang berdampak terhadap kondisi penerbangan dan biaya operasional.

"Garuda yang sekian tahun rugi sekarang ada harapan untung. Kalau kemarin-kemarin tidak terjadi perang di Timur Tengah sesungguhnya bulan Juli ini (Garuda) Indonesia untung. Kita berharap di awal 2027 mereka sudah untung," ujar Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI 2026 dan Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo menilai peningkatan jumlah pesawat yang kembali beroperasi menjadi salah satu faktor penting dalam pemulihan kinerja Garuda Indonesia.

Dia menyebut hingga Juni 2026, sebanyak 20 pesawat Garuda Indonesia telah berhasil direaktivasi. Dengan tambahan tersebut, total pesawat yang kini beroperasi mencapai sekitar 140 unit.

"Garuda Indonesia yang hampir dipailitkan, yang puluhan pesawat di-grounded tidak bisa mereka perbaiki, kini kita berhasil reaktivasi pesawat yang grounded. Per Juni 2026, total pesawat yang reaktivasi 20 pesawat sehingga menjadi 140 pesawat," kata Prabowo.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com