Adhi Karya Pasrah Saham Digembok Imbas Gagal Bayar Utang Obligasi

Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:27 WIB
Ilustrasi Proyek Milik Adhi Karya. [Adhi.co.id]
  • Bursa Efek Indonesia menyuspensi saham PT Adhi Karya karena gagal membayar bunga obligasi Rp60,8 miliar pada 24 Agustus 2026.
  • Rapat Umum Pemegang Obligasi gagal mencapai kuorum sehingga penundaan pembayaran belum disetujui dan dijadwalkan ulang pada 11 September 2026.
  • Perusahaan sedang menjalankan restrukturisasi dan transformasi bisnis guna menyehatkan fundamental serta menjaga kesinambungan usaha di masa depan.

Suara.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) pasrah dengan suspensi saham yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI). Lantaran, ADHI memang belum mampu memenuhi kewajiban pembayaran bunga obligasi senilai Rp60,8 miliar saat jatuh tempo pada 24 Agustus 2026

Manajemen ADHI melalui Rapat Umum Pemengan Obligasi (RUPO) telah berusaha meminta restu restrukturisasi ke pemegang obligasi dalam penundaan pembayaran bunga Obligasi III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022 Seri B dan C tersebut.

"Namun demikian, atas usulan tersebut, rapat belum mencapai kuorum persetujuan sehingga belum dapat mengambil keputusan," tulis manajemen ADHI seperti dikutip dalam keterbukaan informasi, Selasa (25/8/2026).

ilustrasi proyek Adhi Karya

ADHI selanjutnya akan kembali berkoordinasi dengan Wali Amanat dan para pemegang obligasi. Perseroan menjadwalkan RUPO berikutnya pada 11 September 2026 untuk mencari penyelesaian atas kewajiban tersebut.

Artinya, penyelesaian kewajiban bunga Rp60,8 miliar masih menunggu proses lebih lanjut dengan para pemegang obligasi.

Di tengah persoalan tersebut, ADHI mengungkapkan perusahaan kini sedang menjalani restrukturisasi untuk menjaga kesinambungan usaha.

Tak hanya itu, BUMN karya tersebut juga melakukan transformasi untuk menyehatkan fundamental perusahaan.

Langkah yang ditempuh mencakup penguatan bisnis inti melalui program divestasi, penataan keuangan, peningkatan efisiensi hingga langkah penyehatan keuangan lainnya.

"Transformasi yang dilakukan ADHI bukan sekadar penataan untuk menghadapi kondisi saat ini, tetapi merupakan langkah strategis untuk membangun fondasi yang lebih kuat dalam menyongsong fase penyehatan perusahaan di masa mendatang," kata Manajemen ADHI.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com