Perkantoran WFH Imbas Demo, Pendapatan Ojol Anjlok

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:14 WIB
Pengemudi ojek online (ojol) membantu memindahkan logistik di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Demonstrasi oleh berbagai lapisan masyarakat digelar di Gedung MPR/DPR RI pada Kamis, 27 Agustus 2026.
  • Pemberlakuan sistem kerja dari rumah atau WFH akibat aksi massa membuat pendapatan pengemudi ojek online anjlok drastis.
  • Pengemudi ojek online bernama Izat tetap bertahan bekerja di kawasan Jakarta yang lengang demi mendapatkan sedikit penghasilan.

Suara.com - Aksi massa atau Demontsrasi yang dilakukan sejumlah lapisan masyarakat di Gedung MPR/DPR memberikan efek domino. Salah satunya, penghasilan driver ojek online (ojol) yang anjlok.

Merosotnya penghasilan ini imbas banyak perkantoran yang menerapkan bekerja di rumah atau Work From Home (WFH). Dengan begitu, semakin sedikitnya orderan para driver ojol.

Salah satu Driver ojol, Izat, mengeluhkan sepinya orderan yang didapat hari ini.

Biasanya, hingga siang hari, ia mendapatkan orderan lebih dari 11 penumpang, tetapi dengan adanya WFH baru mendapatkan tiga penumpang.

"Sepi banget ini, saya aja baru tiga dari pagi ini," ujarnya kepada Suara.com, Kamis (27/8/2026).

Pengemudi ojek online (ojol) membantu memindahkan logistik di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Meski hari ini tak cuan, Izat tetap memaksakan diri untuk bekerja mencari penumpang. Sebab, dirinya tetap menghasilkan pendapatan, walaupun tidak sesuai harapan.

"Yang penting usaha, dibanding di rumah tiduran nggak dapat duit," ucapnya.

Berdasarkan pantauan Suara.com, jalanan di wilayah Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan, memang terlihat sepi. Selain itu, wilayah Sabang yang ramai dengan kuliner saat siang hari juga terlihat lengang.

Untuk diketahui, Sejumlah kelompok masyarakat dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, pada hari ini Kamis, 27 Agustus 2026.

Aksi demo 27 Agustus ini melibatkan beberapa kelompok dengan tuntutan yang berbeda, mulai dari pemberantasan korupsi hingga evaluasi sejumlah program pemerintah.

Selain massa yang telah berada di sekitar Gedung DPR, sejumlah kelompok juga dijadwalkan datang pada hari pelaksanaan aksi.

Kawasan sekitar Gedung DPR pun menjadi salah satu titik yang perlu diperhatikan oleh masyarakat, terutama pengguna jalan yang hendak melintas di Jalan Gatot Subroto dan sekitarnya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com