KPR dan KKB Naik Daun, Begini Rapor Keuangan BBRI hingga Juni 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 14:02 WIB
BRI hadir menawarkan berbagai solusi untuk masyarakat [BRI]
  • PT Bank Rakyat Indonesia menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp1.235,4 triliun pada akhir triwulan II 2026.
  • Penyaluran kredit konsumer BRI mencapai Rp236,9 triliun, didorong pertumbuhan KPR, Multiguna, dan KKB.
  • BRI membukukan laba bersih Rp31,2 triliun dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga sebesar 6,7 persen.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkokoh posisinya sebagai tulang punggung pembiayaan sektor ekonomi kerakyatan.

Hingga akhir triwulan II 2026, perseroan mencatat penyaluran kredit ke sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencapai Rp1.235,4 triliun.

Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 8,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Realisasi tersebut membuat portofolio kredit UMKM mendominasi hingga 75,1 persen dari total penyaluran kredit BRI yang menyentuh angka Rp1.645,5 triliun pada akhir Juni 2026. Secara keseluruhan, total penyaluran kredit perseroan berhasil tumbuh sebesar 16,2 persen (yoy).

Direktur Finance & Strategy BRI, Achmad Royadi, menegaskan komitmen perseroan untuk terus memprioritaskan pemberdayaan pelaku usaha di segmen UMKM.

"Sebagai bank yang memiliki fokus di UMKM dan ekonomi kerakyatan, BRI tetap mempertahankan dominasi UMKM di dalam portofolio kredit BRI," ujar Achmad Royadi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Pertumbuhan Kredit Konsumer dan Peningkatan DPK

Di samping fokus utama pada ekosistem UMKM, BRI juga secara konsisten melakukan diversifikasi portofolio ke segmen lain, seperti ritel konsumer, komersial, hingga korporasi.

Khusus pada segmen konsumer, BRI mencatatkan total penyaluran sebesar Rp236,9 triliun atau tumbuh 8,9 persen (yoy) dibandingkan posisi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp217,6 triliun.

Pendorong utama peningkatannya meliputi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang tumbuh 12 persen (yoy), BRI Multiguna tumbuh 9,5 persen (yoy), serta lonjakan signifikan pada Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang tumbuh mencapai 404,3 persen (yoy).

Seiring dengan ekspansi pembiayaan tersebut, perhimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI juga mencatatkan kinerja positif dengan tumbuh 6,7 persen (yoy) menjadi Rp1.580,7 triliun.

Kombinasi pertumbuhan fungsi intermediasi dan efisiensi operasional mendorong BRI membukukan perolehan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun hingga triwulan II 2026, atau melonjak 17,5 persen (yoy).

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com