- Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menembus level psikologis 6.625 pada awal perdagangan Rabu, 2 September 2026.
- CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini.
- CGS International Sekuritas Indonesia mengeluarkan rekomendasi beli untuk enam saham pilihan bagi para investor.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus meroket pada awal perdagangan, Rabu, 2 September 2026. IHSG dibuka tembus level psikologis 6.625.
Berdasarkan data Stockbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih menghijau ke level 6.616 atau ke naik 0,25 persen.
Pada perdagangan waktu itu sebanyak 4,76 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp1,66 triliun serta frekuensi sebesar 207.570 kali.
Di waktu itu, terdapat 265 saham menghijau, sedangkan, 228 saham merosot. Sisanya, 470 saham masih belum bergerak alias stagnan.
Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:
Top Gainer
- BSIM
- BELI
- AIMS
- SQMI
- PTSP
Top Loser
- KKES
- UDNG
- POLI
- TAMA
- EMAS
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini.
CGS International Sekuritas Indonesia menilai pelemahan indeks bursa Wall Street berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar saham domestik. Namun, kenaikan harga komoditas energi dan aksi beli investor asing berpeluang menjadi penopang IHSG.
Dalam riset Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, IHSG diperkirakan bergerak pada rentang support 6.535-6.470 dan resistance 6.665-6.730.
Proyeksi tersebut datang setelah IHSG pada perdagangan Selasa (1/9/2026) ditutup menguat signifikan 1,14 persen ke level 6.599,94.
Penguatan IHSG sebelumnya terjadi di tengah sentimen pasar yang beragam. Di satu sisi, bursa Wall Street melemah, tetapi kenaikan harga komoditas energi dan aliran beli investor asing dinilai dapat memberikan sentimen positif bagi pasar saham Indonesia.
Seiring dengan proyeksi tersebut, CGS International Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi Buy untuk enam saham.
Berikut daftar saham yang menjadi pilihan:
- PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)
- PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP)
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI)