270 Ribu Orang Batal Terbang Gegara Erupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 12:21 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan 270 ribu penumpang terdampak [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Kementerian Perhubungan memperpanjang penutupan sementara delapan bandara akibat sebaran abu erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Senin (7/9/2026).
  • Dampak operasional sejak 5 September 2026 tersebut telah mengganggu sekitar 2.300 penerbangan dan 270.337 penumpang.
  • Kemenhub menyiapkan pembersihan fasilitas bandara serta meminta penumpang selalu memeriksa status penerbangan kepada maskapai terkait.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan ratusan penumpang terlantar dampak penutupan sejumlah bandara imbas sebaran abu erupsi gunung anak krakatau.

Hingga Senin (7/9) pukul 09.00 WIB, sekitar 2.300 penerbangan dan 270.337 penumpang terdampak.

Pada bandara yang ditutup sementara, tercatat 1.397 penerbangan dengan sekitar 177.579 penumpang terdampak.

Data tersebut merupakan akumulasi dampak operasional sejak 5 September 2026, yang mencakup penerbangan yang mengalami pembatalan, penundaan, maupun pengalihan.

Sementara pada bandara lain yang penerbangannya terdampak akibat penyesuaian rute, tercatat 922 penerbangan dengan sekitar 92.758 penumpang terdampak.

Ilustrasi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. ANTARA/Azmi Samsul M

Kemenhub juga menyiapkan sejumlah langkah sebelum bandara yang ditutup kembali beroperasi. Salah satunya adalah melakukan pembersihan fasilitas bandara seperti runway, taxiway, dan apron.

"Dalam persiapannya, apabila kondisi sudah memungkinkan untuk bandara dibuka, kami akan melalukan upaya-upaya seperti pembersiahan runway, taxi way, maupun apron. Hal ini supaya apabila pada waktunya situasi sudah memungkinkan, bandara siap dioperasikan," ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Kemenhub mengimbau masyarakat yang akan bepergian menggunakan pesawat untuk memastikan status penerbangannya kepada maskapai sebelum menuju bandara.

Penumpang yang terdampak penutupan juga diminta mengikuti arahan maskapai terkait perubahan jadwal maupun pengalihan penerbangan.

"Dukungan dan kepatuhan masyarakat sangat membantu proses penanganan kondisi ini, khususnya dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan," kata Menhub Dudy.

8 Bandara Ditutup

Perhubungan memperpanjang penutupan delapan bandara terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut delapan bandara tersebut akan ditutup hingga pukul 18.00 WIB pada Senin (7/9/2026). 

"Pada pagi hari ini berdasarkan data yang kami miliki diperoleh dari BMKG,  kami memutuskan bahwa untuk 8 bandara yang kemarin ditutup operasional sementara kami tutup, masih tetap kami tutup hingga pukul 18.00 WIB," kata Dudy.

Meski demikian, Dudy memastikan Kementerian Perhubungan akan terus memperbarui informasi penutupan bandara dengan mengacu pada perkembangan dari BMKG.

"Apabila terjadi perubahan informasi yang kami peroleh dari BMKG, maka kami akan segera mengupdate kepada masyarakat dan juga rekan-rekan media," katanya. 

Adapun 8  bandara yang ditutup sementara: 

  1. Bandara Soekarno Hatta
  2. Bandara Halim Perdanakusuma
  3. Bandara Radin Inten II Lampung
  4. Bandara Husein Sastranegara
  5. Bandara Budiarto Curug
  6. Bandara Pondok Cabe
  7. Bandara Taufik Kiemas
  8. Bandara Atung Bungsu

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com