- Indeks Harga Saham Gabungan naik 1,01 persen ke level 6.686 pada akhir perdagangan hari Selasa.
- Penguatan IHSG didorong kenaikan cadangan devisa, pembukaan Bandara Soekarno-Hatta, dan saham kapitalisasi besar.
- Nilai transaksi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp15,60 triliun pada hari tersebut.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona hijau hingga akhir perdagangan, Selasa, 8 September 2026. IHSG naik 66,76 poin atau 1,01 persen ke level 6.686.
Berdasarkan data Phintraco Sekuritas, IHSG bergerak di teritori positif sepanjang perdagangan dengan level pembukaan 6.639 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.696 serta terendah 6.636.
Penguatan IHSG terjadi di tengah memburuknya sentimen eksternal. Mayoritas indeks bursa Asia bergerak melemah, indeks Dow Jones futures turun, sementara harga minyak Brent mendekati level 100 dolar AS per barel.
Sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar turut menopang pergerakan IHSG. Selain itu, dibukanya kembali Bandara Soekarno-Hatta setelah sempat ditutup akibat sebaran abu vulkanik erupsi Anak Krakatau turut menjadi sentimen positif bagi pasar.
Kenaikan cadangan devisa Indonesia pada Agustus 2026 juga menjadi katalis positif. Dari sisi valuta asing, rupiah ditutup menguat 0,03 persen ke level Rp17.625 per dolar AS.
Dari sektoral, IDX Basic Materials menjadi sektor dengan penguatan terbesar, yakni 2 persen. Disusul IDX Non-Cyclicals yang naik 1,39 persen dan IDX Industrials sebesar 1,22 persen.
Sementara itu, sektor IDX Health menjadi pemberat dengan penurunan 0,59 persen. Kemudian IDX Technology turun 0,34 persen dan IDX Cyclicals melemah 0,13 persen.
Phintraco Sekuritas menyebut IHSG kembali ditutup di atas level MA5 dengan volume beli yang cenderung meningkat.
"Sehingga diperkirakan IHSG akan uji level 6,700-6,750," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Investor selanjutnya akan mencermati data indeks keyakinan konsumen yang diperkirakan sedikit meningkat menjadi 117 pada Agustus 2026, dari 116,8 pada Juli 2026. Data tersebut dijadwalkan dirilis pada Rabu (9/9/2026).
Data Perdagangan IHSG
- IHSG: 6.686 naik +66,769 poin atau +1,01 persen
- Pembukaan: 6.639
- Tertinggi: 6.696
- Terendah: 6.636
- Nilai transaksi: Rp15,60 triliun
- Volume transaksi: 34,34 miliar saham
- Frekuensi transaksi: 2.209.853 kali
Top Value
- BUMI: Rp226, naik 6 poin atau 2,73 persen
- BBCA: Rp6.675, naik 50 poin atau 0,75 persen
- AMMN: Rp4.670, naik 260 poin atau 5,90 persen
Top Volume
- BUMI: Rp226, naik 6 poin atau 2,73 persen
- IATA: Rp143, naik 8 poin atau 5,93 persen
- COCO: Rp144, naik 12 poin atau 9,09 persen
Top Gainers LQ45
- MBMA: Rp560, naik 50 poin atau 9,80 persen
- MDKA: Rp3.120, naik 240 poin atau 8,33 persen
- AMMN: Rp4.670, naik 260 poin atau 5,90 persen
Top Losers LQ45
- BBNI: Rp3.870, turun 40 poin atau 1,02 persen
- ICBP: Rp7.200, turun 50 poin atau 0,69 persen
- KLBF: Rp780, turun 5 poin atau 0,64 persen
Top Gainers Jakarta Islamic Index
- MBMA: Rp560, naik 50 poin atau 9,80 persen
- MDKA: Rp3.120, naik 240 poin atau 8,33 persen
- ENRG: Rp1.470, naik 105 poin atau 7,69 persen
Top Losers Jakarta Islamic Index
- BKSL: Rp74, turun 1 poin atau 1,33 persen
- TPIA: Rp1.950, turun 25 poin atau 1,27 persen
- BRMS: Rp710, turun 5 poin atau 0,70 persen