70,05 Persen Pembelian Rumah di Pasar Primer Pilih Pembayaran KPR

Jum'at, 11 September 2026 | 08:43 WIB
Paradiso@sentul
  • Bank Indonesia mencatat penjualan properti residensial primer triwulan II 2026 mengalami kontraksi tahunan sebesar 2,36 persen.
  • PT Wahana Realty Cipta melanjutkan pembangunan kawasan hunian terpadu Paradiso@Sentul di atas lahan seluas 22 hektar.
  • PT Wahana Realty Cipta menargetkan serah terima pertama hunian Paradiso@Sentul kepada konsumen pada akhir November 2026.

Suara.com - Berdasarkan Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia pada triwulan II 2026, penjualan properti residensial di pasar primer masih mengalami kontraksi sebesar 2,36 persen secara tahunan.

Meski demikian, angka tersebut membaik signifikan dibandingkan kontraksi sebesar 25,67 persen pada triwulan sebelumnya. Survei yang sama juga mencatat sekitar r masih dilakukan melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Pertumbuhan KPR ini juga terjadi pada PT Wahana Realty Cipta (PT WRC). Dalam hal ini, Direktur PT Wahana Realty Cipta, Maximilian Widjaja, mengatakan sektor perumahan masih menjadi salah satu perhatian pemerintah. Apalagi, program 3 juta rumah menjadi target untuk perseroan.

"Pada Juli 2026, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman kembali menegaskan percepatan Program Prioritas Nasional 3 Juta Rumah serta mendorong keterlibatan pengembang dalam memperluas penyediaan hunian berkualitas," katanya dalam siaran pers yang diterima, Jumat (11/9/2026).

Dia menambahkan, percepatan pembangunan merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga kepercayaan konsumen. Sekqligus  memastikan komitmen serah terima dapat dilaksanakan sesuai jadwal.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan pembangunan berjalan sesuai tahapan dan kualitas yang telah ditetapkan. Karena proses pengembangan, konstruksi, hingga pengendalian kualitas kami awasi secara menyeluruh, setiap progres dapat kami kontrol agar konsumen mendapatkan kepastian terhadap rumah yang telah mereka beli,” jelas Maximilian.

Sementara itu,  pembangunan kawasan hunian Paradiso@Sentul yang dikembangkan PT Wahana Realty Cipta (PT WRC) terus berlanjut menuju tahap penyelesaian. 

Sejumlah infrastruktur utama, seperti gerbang utama dan jalan boulevard, telah rampung dibangun. Sementara itu, pembangunan Family Club House dan rumah-rumah di Cluster Terra kini memasuki tahap penyelesaian.

PT WRC menargetkan proses serah terima pertama hunian kepada konsumen dapat dimulai pada akhir November 2026.

Perkembangan pembangunan tersebut berlangsung di tengah kondisi pasar properti residensial nasional yang mulai menunjukkan perbaikan. 

Dalam kondisi tersebut, PT WRC melihat kebutuhan konsumen terhadap hunian tidak lagi sebatas bangunan rumah. Aksesibilitas, kualitas lingkungan, fasilitas pendukung aktivitas keluarga, serta kepastian pembangunan menjadi sejumlah pertimbangan dalam memilih hunian.

Paradiso@Sentul dikembangkan untuk menyasar antara lain keluarga muda, pembeli yang ingin meningkatkan kelas hunian pertamanya, serta pencari properti di koridor Jakarta–Bogor yang tetap membutuhkan konektivitas dengan Jakarta, tetapi menginginkan lingkungan tinggal yang lebih tenang.

Kawasan tersebut dikembangkan di atas lahan sekitar 22 hektar dengan rencana sekitar 750 unit hunian secara keseluruhan.

Paradiso@Sentul juga mengusung konsep integrated development yang memadukan area residensial dengan fasilitas komersial dan lifestyle.

Konsep kawasan menjadi salah satu bagian yang ditonjolkan dalam pengembangan Paradiso@Sentul. 

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com