Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi biksu di Thailand diduga terlibat pencucian uang hingga skandal seks [Ist]
  • Kepolisian Thailand menangkap biksu senior Phra Wachirayan Wi di Ayutthaya pada Kamis akibat dugaan penggelapan dana umat dan pelanggaran moral.
  • Penyelidikan mengungkap kerugian finansial mencapai 100 juta Baht serta bukti rekaman CCTV aktivitas seksual biksu bersama asisten perempuannya.
  • Otoritas kepolisian berhasil menyita aset sitaan senilai 215 juta Baht termasuk emas batangan dan sertifikat tanah dari tersangka.

Uang donasi dan hasil penjualan benda sakral tersebut tidak disetorkan ke kas biara, melainkan diserahkan kepada asisten perempuannya untuk disamarkan ke rekening pribadi maupun yayasan pihak ketiga.

Menurut Kepala Divisi Penindakan Kejahatan Kepolisian Thailand, Pattanasak Bupphasuwan, penyidik menemukan dua aliran dana gelap utama. Aliran pertama sebesar 89 juta Baht dihimpun dengan dalih renovasi kuil, sementara aliran kedua senilai 2,8 juta Baht berasal dari transaksi penjualan jimat Buddha.

"Uang dari kedua aliran dana tersebut tidak masuk ke rekening kuil. Tidak satu Baht pun," kata Pattanasak.

Polisi mengidentifikasi bahwa puluhan juta Baht terus mengalir melintasi rekening bank sang asisten perempuan setiap tahunnya. Pola manipulasi ini diyakini mirip dengan skandal penggelapan dana 10 miliar Baht di Wat Phrabat Namphu, Provinsi Lop Buri.

Hingga saat ini, pihak berwenang telah menyita berbagai bentuk kekayaan senilai 215 juta Baht atau setara Rp114,4 miliar dari jaringan tersangka.

Harta rampasan tersebut meliputi 16 kilogram emas batangan dan perhiasan, serta 28 lembar sertifikat tanah berharga. Otoritas Thailand masih menyelidiki rekam jejak finansial untuk memisahkan aset yang murni merupakan hak milik institusi kuil dengan properti yang dibeli dari hasil tindak pidana pencucian uang tersebut.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com