Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB
Menteri Keuangan Suahasil Nazara (tengah) menyapa para pegawai usai dilantik menjadi Menteri Keuangan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (14/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pergantian posisinya dari Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Kepresidenan pada Senin (14/9/2026) bukan perubahan arah kebijakan keuangan.
  • Suahasil menyatakan dirinya akan melanjutkan pekerjaan berjalan di kementerian tersebut demi menjaga keuangan negara dengan cara yang lebih baik.
  • Presiden memberikan mandat khusus kepada Suahasil untuk menjaga kesehatan serta kredibilitas APBN sebagai motor penggerak program prioritas pemerintah.

Suara.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pergantian posisi Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada dirinya bukan berarti perubahan arah kebijakan dalam pengelolaan keuangan negara.

Suahasil menyebut dirinya akan melanjutkan pekerjaan yang selama ini sudah berjalan di Kementerian Keuangan. Ia juga mengingatkan bahwa dirinya bukan orang baru di lingkungan kementerian tersebut.

"Tentu nanti kita lihat ya, tapi kan pasar punya logikanya sendiri silahkan saja, tapi menurut saya ini bukan perubahan yang apa ya, ini adalah kelanjutan aja, bukan perubahan, kelanjutan. Kan teman-teman juga tahu saya selama ini juga di dalam Kementerian Keuangan," ujar Suahasil usai dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Menteri Keuangan Suahasil Nazara (tengah) menyapa para pegawai usai dilantik menjadi Menteri Keuangan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (14/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut Suahasil, fokus Kementerian Keuangan ke depan tetap pada upaya menjaga pengelolaan keuangan negara sekaligus melakukan perbaikan agar kinerjanya semakin baik.

"Jadi kita akan terus bekerja, kita akan terus melanjutkan menjaga keuangan negara dengan cara yang akan lebih baik. Demikian, terima kasih teman-teman media, mohon dukungannya," imbuhnya.

Sebelumnya, Suahasil mengaku mendapatkan mandat dari Prabowo untuk menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar sehat dan tidak mengalami defisit.

"Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut," katanya.

Suahasil menjelaskan, APBN di mata Presiden harus bisa sebagai motor program-program pemerintah. Maka itu, dia mendapatkan tugas agar APBN Sehat dan tak perlu mencari utang untuk menjalankan program prioritas.

"Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat," ucapnya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com