Rupiah Semakin Anjlok Pagi Hari Ini ke Level Rp17.964

Senin, 28 September 2026 | 09:44 WIB
Rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
BACA 10 DETIK
  • Nilai tukar rupiah melemah 61 poin ke level Rp17.964 per dolar AS pada perdagangan Senin, 28 September 2026.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS akibat prospek kenaikan suku bunga The Fed dan tekanan harga minyak.
  • Won Korea Selatan mengalami pelemahan terdalam di Asia, sementara dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang yang menguat.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih meloyo pada awal pekan, Senin 28 September 2026. Berdasarkan data Bloomberg, Mata uang garuda dibuka ke level Rp17.964  per dolar AS, melemah 61 poin atau turun 0,034 persen.

Analis Doo Financial Futures, Lukman mengatakan pelemahan rupah ini dikarenakan melonjaknya imbas hasil obligasi AS.

"Prospek kenaikan suku bunga the Fed menyusul data ekonomi AS (penjualan barang tahan lama) yg lebih kuat serta penolakan porposal Iran oleh AS," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Lukman melanjutkan,harga minyak mentah dunia juga bisa memberikan tekanan terhadap rupiah pada awal pekan ini.

Rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,52 persen, Disusul, baht Thailand yang tertekan 0,38 persen.

Selanjutnya ada yen Jepang terkoreksi 0,28 persen, dan ringgit Malaysia ambles 0,15 persen. Lalu, dolar Taiwan yang terdepresiasi 0,12 persen.

Berikutnya, dolar Singapura turun 0,09 persen serta peso Filipina tergelincir 0,05 persen. Diikuti, yuan China yang melemah 0,03 persen.

Sedangkan, dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik tipis 0,001 persen terhadap the greenback.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com