- Rupiah ditutup menguat ke level Rp17.903 per dolar AS pada perdagangan Jumat 25 September.
- Penguatan rupiah dipicu oleh penurunan harga minyak mentah dunia serta harapan perundingan AS-Iran.
- Mayoritas mata uang regional Asia turut mengalami penguatan terhadap dolar AS pada hari tersebut.
Suara.com - Rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada sore ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah Jumat 25 September ditutup ke level Rp17.903 per dolar AS
Angka ini menguat 13 poin atau naik 0,07 persen dibandingkan hari sebelumnya yang ada di Rp17.961 per dolar AS. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, penguatan ini didorong oleh penurunan harga minyak mentah dunia.
"Rupiah dan mata uang Asia dan regional umumnya menguat terhadap dolar AS di tengah penurunan pada harga minyak mentah dunia, imbal hasil obligasi AS dan indeks dolar AS yang didukung oleh harapan perundingan AS-Iran untuk kembali dibukanya Selat Hormuz," katanya.
Dia menambahkan, tidak ada data ekonomi penting hari ini, membuat investor masih memantau perkembangan seputar perundingan AS-Iran dan Xi-Trump. Sedangkan pekan depan akan rupiah diprediksi akan menguat.
"Data-data ekonomi penting baik dari dalam maupun luar negeri seperti manufaktur, inflasi dan data perdagangan Indonesia. Pekan depan rupiah bisa bergerak dua arah baik melemah maupun menguat dengan volatilitas yang tinggi," jelasnya
Sementara itu, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS siang ini. Won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 1,04 persen, disusul yen Jepang yang menguat 0,46 persen. Lalu ada, peso Filipina menguat 0,43 persen, ringgit Malaysia menguat 0,35 persen.
Diikuti, baht Thailand menguat 0,32 persen, dolar Taiwan menguat 0,24 persen, rupee India menguat 0,09 persen, dolar Singapura menguat 0,09 persen terhadap dolar AS.
Sedangkan dolar Hong Kong dan yuan China melemah terhadap dolar AS sore ini, dengan pelemahan masing-masing 0,01 persen dan 0,03 persen. Selain itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 101,14, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 101,28.