- Harga komoditas pangan nasional di pasar tradisional bergerak beragam berdasarkan data PIHPS Nasional Bank Indonesia pada Rabu, 30 September 2026.
- Cabai merah keriting mengalami kenaikan tertinggi sebesar Rp9.600 menjadi Rp78.350 per kilogram di pasar tradisional secara nasional.
- Daging sapi kualitas 1 mengalami penurunan harga terbesar senilai Rp5.700 menjadi Rp146.900 per kilogram secara nasional.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional secara nasional bergerak beragam pada Rabu (30/9/2026). Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai merah keriting yang mencapai Rp78.350 per kilogram.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia (BI) yang dipantau melalui laman bi.go.id/hargapangan pukul 09.43 WIB, harga cabai merah keriting naik Rp9.600 atau 13,96 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit merah. Harganya tercatat Rp102.850 per kilogram, naik Rp7.900 atau 8,32 persen dalam sehari.
Dengan demikian, cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas pangan dengan harga tertinggi dalam daftar pantauan tersebut, sementara cabai merah keriting mengalami kenaikan harian paling besar secara persentase.
Berbeda dengan kedua jenis cabai tersebut, harga cabai merah besar justru turun. Komoditas ini tercatat Rp54.500 per kilogram, turun Rp1.900 atau 3,37 persen.
Penurunan lebih dalam terjadi pada cabai rawit hijau. Harganya anjlok Rp18.300 atau 27,51 persen menjadi Rp49.000 per kilogram.
Harga beras juga bergerak beragam pada perdagangan hari ini. Beras kualitas bawah I tercatat Rp15.650 per kilogram, naik Rp750 atau 5,03 persen.
Sementara beras kualitas medium I naik Rp100 atau 0,60 persen menjadi Rp16.700 per kilogram.
Sebaliknya, sejumlah jenis beras mengalami penurunan. Beras kualitas bawah II turun Rp100 atau 0,68 persen menjadi Rp14.600 per kilogram.
Beras medium II juga turun Rp400 atau 2,44 persen menjadi Rp16.000 per kilogram. Sedangkan beras super I turun Rp50 atau 0,28 persen menjadi Rp17.850 per kilogram dan beras super II turun Rp550 atau 3,18 persen menjadi Rp16.750 per kilogram.
Kenaikan juga terlihat pada sejumlah komoditas minyak goreng. Minyak goreng curah naik Rp650 atau 3,18 persen menjadi Rp21.100 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek 1 mengalami kenaikan Rp1.800 atau 7,41 persen menjadi Rp26.100 per kilogram. Sementara minyak goreng kemasan bermerek 2 naik Rp1.350 atau 5,74 persen menjadi Rp24.850 per kilogram.
Untuk gula pasir kualitas premium, harganya naik Rp300 atau 1,48 persen menjadi Rp20.600 per kilogram. Sedangkan gula pasir lokal turun Rp50 atau 0,26 persen menjadi Rp19.100 per kilogram.
Di komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar turun Rp250 atau 0,59 persen menjadi Rp41.950 per kilogram.
Harga daging sapi kualitas 1 turun Rp5.700 atau 3,74 persen menjadi Rp146.900 per kilogram. Sementara daging sapi kualitas 2 turun Rp2.950 atau 2,06 persen menjadi Rp140.350 per kilogram.
Adapun harga telur ayam ras segar turun Rp100 atau 0,33 persen menjadi Rp29.950 per kilogram.
PIHPS Nasional merupakan sistem informasi Bank Indonesia yang menghimpun dan menyebarluaskan harga komoditas pangan strategis di berbagai wilayah Indonesia. Data yang ditampilkan dalam pantauan ini merupakan rata-rata harga nasional di pasar tradisional.